Breaking News:

Covid-19 di Jabar Terkendali, Ridwan Kamil Siap Tancap Gas Ekonomi

Dalam ajang WJIS 2021, Ridwan Kamil mencatat ada total investasi yang akan dikejar mencapai Rp 717 triliun

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan sektor ekonomi akan segera dipulihkan setelah pihaknya berhasil mengendalikan pandemi Covid-19.

Ridwan Kamil mengatakan bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Jabar saat ini sudah mencapai 3 persen, jauh di bawah puncak keterisian pada Juli lalu yang mencapai 92 persen. Di sisi lain, vaksinasi di provinsi juga sudah disuntikan sebanyak 30 juta dosis. Bahkan tingkat vaksinasi harian di Jabar kini sudah mencapai rata-rata 400 ribu dosis per hari.

“Kita sangat optimistis, vaksinasi, keterkendalian hadir di Jawa Barat. Tentulah, ekonomi kemarin yang tertinggal kita tancap gas,” katanya di West Java Investment Summit (WJIS) 2021 di Hotel Savoy Homann, Bandung, Kamis (21/10/2021).

Menganut prinsip pro active goverment, meski dihantam pandemi, Jabar sudah mampu membuktikan menjadi provinsi yang realisasi investasinya selalu tertinggi. Menurutnya, prinsip ini menganut upaya ketuk pintu atau jemput bola bukan politik jaga warung yang menunggu investor datang. 

“Makanya Jawa Barat investasinya selalu tertinggi di Indonesia,” katanya.

Dalam ajang WJIS 2021, Ridwan Kamil mencatat ada total investasi yang akan dikejar mencapai Rp 717 triliun. Mayoritas investasi ada di Jabar bagian utara atau kawasan Rebana, serta di Jabar bagian selatan berpotensi pengembangan pertanian, pariwisata, dan kelautan.

Pihaknya juga memastikan akan ada banyak peluang investasi ke provinsi ini. Awal November 2021 ini pihaknya akan menemani Menko Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan ke Abu Dhabi untuk memasarkan kawasan Aerocity di Kertajati.

”Insyaallah dalam tahun-tahun ke depan lompatan ekonomi Jawa Barat akan luar biasa,” ujarnya.

Ajang West Java Investment Summit (WJIS) 2021 berhasil memecahkan rekor pencatatan investasi yang dicapai ajang yang sama pada 2020 lalu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara mengatakan pihaknya mencatatkan nilai Rp 717 triliun dari berbagai lini investasi. Ajang WJIS 2021 sendiri menurutnya makin mengukuhkan ketangguhan Jabar dalam sektor investasi.

Angka Rp 717 triliun datang dari angka anggaran Perpres 87/2021 tentang percepatan pembangunan kawasan Rebana dan Jabar bagian selatan senilai sekitar Rp 400 triliun, lalu target realisasi investasi Jabar 2021 Rp 127 triliun. 

“Rp 41 triliun dari penandatanganan kerja sama di WJIS dan proyek Rp 5,6 triliun yang juga ditawarkan akan masuk. Jadi naik dari tahun lalu Rp 300 triliun,” katanya di ajang WJIS 2021 Savoy Homann, Bandung, Kamis (21/10/2021).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersyukur atas capaian WJIS 2021 yang mampu mendulang nilai tinggi. 

"Dari Rp 717 triliun yang kita kejar, yang sudah konkret Rp 41 triliun, sisanya dinegoisasikan dalam dua hari ini dari 1.100 peserta," ujarnya.

Sebelumnya, WJIS 2020 mencatatkan nilai investasi hingga Rp 380 triliun dari berbagai skema pencatatan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved