Breaking News:

Tragedi Sungai Cileueur Ciamis

Warga Kangen Berenang dan Menangkap Ikan di Sungai Cileueur Ciamis, Tunggu 40 Hari Pasca-Tragedi

Leuwi Ili di Sungai Cileueur bagi warga Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merupakan sumber kehidupan.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Hermawan Aksan
Dok Ketua RW 01 Dusun Wetan Desa Utama Ramdani
Salah satu sudut Sungai Cileueur di Blok Dusun Wetan RT 01/RW 01, Desa Utama, awal September lalu, sebulan setengah menjelang terjadinya tragedi tenggelamnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat berkegiatan di Leuwi Ili, Jumat (15/10/2021) sore. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Leuwi Ili di Sungai Cileueur bagi warga Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merupakan sumber kehidupan.

Sungai itu menjadi bagian dari aktivitas mereka sehari-hari.

Terutama bagi warga RW 01 Dusun Wetan yang tinggal tidak jauh dari sisi Sungai Cileueur tersebut.

Hampir setiap sore, terutama ketika cuaca cerah dan air Sungai Cileueur tidak deras, Leuwi Ili menjadi bagian favorit bagi anak-anak setempat untuk mandi dan berenang.

“Kalau sudah pulang sekolah, apalagi setelah main bola, banyak anak-anak yang mandi dan berenang di Leuwi Ili. Bagi warga sini sudah biasa,” ujar Ketua RW 01 Dusun Wetan Desa Utama, Ramdani, kepada Tribunjabar.id, Rabu (20/10/2021).

Bagi warga laki-laki dewasa, Leuwi Ili menjadi tempat memancing yang nyaman dan mereka hampir selalu mendapat ikan tangkapan.

“Biasanya, kalau cuaca lagi bagus, di Leuwi Ili ini banyak yang mancing ikan. Terutama sore hari bahkan sampai malam."

"Ikannya banyak di sini, ada mujaer, lele, nilem, dan kancra. Macam-macam,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved