Breaking News:

Tragedi Sungai Cileueur Ciamis

Tahlilan Malam ke-4 di Leuwi Ili di Bawah Cahaya Bulan, Doakan 11 Korban Susur Sungai Maut Ciamis

Acara tahlilan malam ke-4 yang digelar warga setempat di pelataran pematang atau tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur berlangsung di bawah terang bulan

Penulis: Andri M Dani | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Andri M Dani
Malam ke-4 – Kegiatan tahlilan yang digelar warga di pelataran tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Ciamis, Rabu (20/10) malam berlangsung dibawah cuaca cerah dibawah terang rembulan malam. Diikuti sekitar 75 orang, tidak hanya warga setempat tetapi juga ada dari warga desa tetangga 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Acara tahlilan malam ke-4 yang digelar warga setempat di pelataran pematang atau tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur Blok Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Ciamis, Rabu (20/10/2021) malam berlangsung di bawah terang rembulan (caang bulan) dan cuaca yang cerah.

Sementara aliran Sungai Cileueur di Blok Leuwi Ili Rabu (20/10) malam sejak siang hari kembali normal setelah sebelumnya sempat deras naik sekitar 1 meter menyusul turunnya hujan sore hari sebelumnya.

Tahlilan disertai tawasul dan doa bersama Rabu (20/10) malam berlangsung selepas Magrib sampai Isya dan kembali dipimpin Ustaz Teteng Saefudin.

Baca juga: Leuwi Ili Sungai Cileueur, Lokasi Tragedi Susur Sungai Maut di Ciamis, Air Tenang tapi Menghanyutkan

“Pesertanya ada sekitar 75 orang. Baik ibu-ibu maupun bapak-bapak, kebanyakan warga lokal RW 01,” ujar Ramdani (38), Ketua RW 01 Dusun Wetan Desa Utama kepada Tribun, Rabu (20/10) malam.

Berbeda dengan malam sebelumnya, kegiatan tahlilan Rabu (20/10) malam menurut Ramdani juga diikuti oleh warga dari luar Desa Utama.

“Tadi kelihatan ada tujuh orang dari Desa Kertaharja,” katanya.

Menyusul terjadinya tragedi meninggalnya 11 orang siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat berkegiatan di Leuwi Ili Sungai Cileueur Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama, Jumat (15/10) sore, warga setempat berinisiatif menggelar kegiatan tahlilan, doa bersama dan tawasulan.

Tahlilan tersebut tidak digelar di masjid, melainkan di alam terbuka. Di pematang, pelataran dan tanggul Leuwi Ili.

Baca juga: Usai 11 Siswa Meninggal saat Susur Sungai, Kini Jabar Punya SELAMAT, Panduan Kegiatan Alam Terbuka

Kegiatan tahlilan tersebut digelar selama 5 malam berturut-turut mulai Minggu (17/10) malam sampai Kamis (21/10) malam. Setiap selepas magrib

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved