Breaking News:

Tragedi Sungai Cileueur Ciamis

Polres Ciamis Sudah Periksa 12 Saksi Tragedi di Sungai Cileueur, Terungkap Ada Sosok Penanggungjawab

Polres Ciamis sudah memeriksa 12 orang saksi terkait meninggalnya 11 siswa MTs Harapan Baru saat susur sungai.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
andri m dani/tribun jabar
Leuwi Ili yang ada di aliran Sungai Cileueur, Ciamis. Leuwi Ili ada di Desa Utama dan menjadi lokasi meninggalnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat susur sungai, Jumat (15/10/2021) sore. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Pihak Polres Ciamis masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi kejadian yang telah menyebabkan meninggalnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung yang tenggelam di Leuwi Ili, Jumat (5/10/2021) sore.

Sampai Rabu (20/10/2021) sudah ada 12 orang saksi yang  dimintai keterangannya, baik warga yang berada di lokasi saat kejadian maupun guru pembina dari sekolah dan penanggungjawab kegiatan.

“Prosesnya masih dalam tahap penyilidikan. Dan sudah ada 12 saksi yang dimintai keterangan, baik dari warga maupun dari guru pembina di MTs,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi yang didampingi Kasat Reskrim AKP Afrizal Wahyudi Ahmad dan KasubagHumas Polres Ciamis Iptu Magdalena kepada para wartawan Rabu (20/10/201).

Selain telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Sabtu (16/10/2021), pihak Polres Ciamis  juga sudah memintai keterangan sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian.

Warga dimintai keterangan di Balai Desa Utama.

Menyusul kemudian sejumlah pihak dari MTs Harapan Baru Cijantung juga sudah dimintai keterangan langsung di MTs Harapan Baru baik itu penanggungjawab maupun guru pembina.

Penanganan kasus meninggalnya 11 siswa MTs Harapan Baru saat berkegiatan di Leuwi Ili juga melibatkan Unit PPA Polda Jabar.

Menurut Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, dari keterangan yang diperoleh, bahwa yang terjadi Jumat sore tersebut adalah kegiatan “bebersih” sampah di sisi sungai.

Karena kegiatannya di sisi sungai untuk memungut sampah, tidak diperlukan peralatan sefty yang maksimal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved