Breaking News:

Ibu di Wonogiri yang Akhiri Hidup Gara-gara Utang Ternyata Terjerat 46 Pinjaman

Eko menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Giriwoyo mengenai kejadian itu.

Editor: Ravianto
TRIBUNJOGJA/Ardhike Indah
Penampakan kantor pinjol ilegal di Samirono, Sleman, Jumat (15/10/2021) siang, pascapenggerebekan oleh polisi semalam. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo memberikan tanggapan mengenai peristiwa meninggal tak wajar yang dilakukan seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, yang diduga terlilit utang. 

"Dan kalau mau meminjam, kami sarankan menghubungi pinjol yang legal dan yang terdaftar," imbaunya.

Cara Mengecek Pinjol Legal atau Ilegal

Eko menyebut, untuk mengetahui legal tidaknya pinjol, dapat dilakukan dengan mudah.

Masyarakat dapat menghubungi call center di nomor 157.

Selain itu, masyarakat bisa menghubungi OJK melalui pesan WhatsApp (WA) di nomor 081 157 157 157.

Masyarakat juga bisa berkirim email melalui konsumen@ojk.go.id.

"Melalui itu bisa terinformasi daftar perusahaan (pinjol) yang legal dan yang tidak," ungkap Eko.

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga berinisial WPS (38) di Wonogiri, Jawa Tengah diduga mengakhiri hidup diduga setelah terilit utang pinjaman online.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Selomarto, Giriwoyo, Wonogiri, Jawa Tengah pada Sabtu (2/10/2021).

Sebelum ditemukan tewas tak wajar, WPS sempat menuliskan surat untuk suaminya.

Dia curhat memiliki pinjaman di 25 aplikasi pinjaman online dengan total mencapai Rp 51,3 Juta.

Sementara itu, komplotan peneror WPS dari pinjol ilegal telah diringkus kepolisian.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Berita lainnya terkait Pinjaman Online

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved