Breaking News:

Bos Pinjol yang Ditangkap Polda Jabar Mengaku, Suruh Debt Collector Mengancam Saat Tagih ke Nasabah

Ini pengakuan bos pinjol ilegal kepada penyidik Polda Jabar saat diperiksa.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar, AKBP Roland Ronaldy, didampingi Kasubdit Siber Polda Jabar, Kompol A Prasetya, saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (18/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar mengungkap cara debt collector saat melakukan penagihan kepada peminjam atau nasabahnya.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jabar melalui Wadireskrimsus, AKBP Roland Rinaldy mengatakan, para debt collector itu diberikan arahan oleh atasannya untuk melakukan penagihan disertai ancaman dan teror.

"Modusnya operator desk collection ini mendapatkan arahan dan sudah ada nama-nama nasabah yang akan ditagih, setelah itu ditagihkan. Dia memiliki beberapa sarana baik melalui telepon maupun ada juga yang melalui WA. Dari situlah mereka melakukan pengancaman-pengancaman terhadap nasabah," ujar AKBP Roland Rinaldy, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (20/10/2021).

Selain itu, kata dia, setiap debt collector pun diberikan target oleh atasannya.

Dalam satu hari, satu orang debt collector online harus menagih 15-20 orang nasabah.

"Setiap aplikasi meminjamkan uang berbeda-beda, ini masih banyak orang-orangnya macam-macam ada yang Rp 1 juta, Rp 1,5 juta, ada yang Rp 2 juta," katanya.

Saat ini, kata Roland, Polda Jabar masih terus melakukan pengembangan untuk mencari tahu cara atasannya mendapatkan nomor dan data para nasabah.

"Sejauh ini seperti itu ada (arahan ancaman). Dapat datanya itu dari pimpinannya. Kami masih kembangkan bagaimana perusahaan ini mendapat kontak id-nya," ucapnya.

Sebelumnya, Dit Reskrimsus Polda Jabar menggerebek kantor perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal di Sleman Yogyakarta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved