Breaking News:

Yani Mengolah Bawang Jadi Kriuk, Asyik buat Teman Makan yang Lezat dengan Rasa Pedas dan Orisinal

Jika diolah menjadi sesuatu yang menari, ternyata bawang merah atau bawang putih bisa dijadikan usaha dan menghasilkan pundi-pundi uang.

TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Yani (51) pelaku UMKM olahan bawang goreng Ceuceu Kriuk 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jika diolah menjadi sesuatu yang menari, ternyata bawang merah atau bawang putih bisa dijadikan usaha dan menghasilkan pundi-pundi uang.

Hal ini seperti yang dilakukan Yani (51), salah seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Produk UMKM yang dihasilkannya ialah Ceuceu Kriuk yang merupakan olahan bawang merah dan putih.

Dia menyebut telah tiga tahun mengelola usaha ini yang lebih dahulu dirintis ibundanya.

"Awalnya itu kan ibu tapi sudah pensiun membuat ini dan saya lanjutkan sampai sekarang sudah tiga tahun," katanya di Mal Festival Citylink, Kota Bandung, Selasa (19/10/2021).

Menurutnya, mengolah bawang itu seperti sesuatu yang sepele namun susah karena membutuhkan keuletan dan ketelatenan, sampai Yani mengaku sampai dia pun bisa mengolah dengan baik dan enak.

"Untuk produksi enggak setiap hari. Biasanya seminggu sekali. Karena pemula, saya biasanya sekali produksi itu sebanyak 50 kilogram," ujarnya seraya menyebut bawang yang digunakan ialah bawang Sumenep yang biasa ditemukan di Pasar Induk Caringin.

Produk bawang merah yang dia buat ini ada dua varian, yakni orisinal dan pedas.

Sedangkan produk bawang putih hanya varian orisinal.

Bawang goreng buatan Yani sangatlah cocok untuk menemani santap makan dan biasanya untuk bumbu tabur pula, semacam soto, kupat tahu, dan lontong sayur.

"Produk Ceuceu Kriuk ini ada dua ukuran, yaitu stoples dan refill. Untuk yang stoples ukuran 100 gram rasa orisinal dihargai Rp 30 ribu dan refill yang orisinal Rp 35 ribu. Kami juga biasa menjual secara online maupun offline. Dan ini baru pertama kali ikuti even dari Disdagin," katanya.

Bagi anda yang ingin membelinya secara offline bisa datang langsung ke Sarijadi Blok 8 nomor 125 RT 10 RW 9. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved