Breaking News:

Tragedi Sungai Cileueur Ciamis

Sempat Diguyur Gerimis, Warga Tetap Tahlilan di Pelataran Leuwi Ili, Lokasi 11 Siswa MTs Meninggal

Puluhan warga tetap menggelar tahlilan di Leuwi Ili meski di tengah cuaca mendung dan suasana gelap.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
DOK KETUA RW 01
Puluhan warga mengikuti tahlilan di pelataran atas Leuwi Ili Minggu(17/10) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Meski mendung dan gelap, puluhan warga Dusun Wetan, RT 01 dan RT 02/01, Desa Utama, Cijeungjing, Ciamis, Selasa (19/10/2021) malam selepas Magrib tetap menggelar tahlilan di pematang tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur.

Tanah pun masih lembab karena sempat disiram hujan gerimis sejak Asar.

Selasa malam merupakan hari ketiga warga RW 01 Dusun Wetan menggelar tahlilan, tawasulan, dan doa bersama menyusul terjadinya tragedi meninggalnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung ketika mengikuti kegiatan susur sungai di Leuwi Ili Sungai Cileueur, Jumat (15/10/2021) sore.

“Tapi warga yang ikut tahlilan malam ini tak banyak, paling 25 orang. Tidak sebanyak malam-malam sebelumnya. Mungkin karena mendung, takut hujan. Sore tadi juga sudah sempat gerimis,” ujar Ketua RW 01, Dusun Wetan, Ramdani, kepada Tribun, Selasa malam.

Kegiatan tahlilan pascatragedi di Leuwi Ili yang digelar Selasa malam menurut Ramdani tetap dipimpin Ustaz Teteng Saefudin.

Dan dari sekitar 25 orang mengikuti kegiatan tahlilan malam ini, dua orang di antaranya berasal dari luar Desa Utama dan selebihnya wargal lokal RW 01 Dusun Wetan, termasuk ibu-ibu.

Saat warga mengikuti tahlilan, Selasa (19/10) malam dari selepas Magrib sampai waktu Isya, air Sungai Cileueur sedang deras.

Permukaan air di Leuwi Ili diperkirakan naik sekitar 1 meter lebih sejak sebelum magrib dibandingkan dengan kondisi siang harinya.

Meski di Desa Utama selepas Asar hanya diguyur hujan gerimis, tapi di daerah hulu Sungai Cileueur termasuk di kawasan Ciamis Kota, hujan lebat mengguyur sejak waktu Asar sampai menjelang Magrib.

“Di hulu katanya hujan lebat, jadi Leuwi Ili sebelum magrib sudah caah (banjir, Red). Permukaan air leuwi naik, sampai sekitar 1 meter. Arus Sungai Cileueur malam ini cukup deras. Hari ini, merupakan hujan pertama setelah kejadian Jumat sore,” katanya.

Menyusul terjadinya tragedi meninggalnya 11 orang siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat mengikuti kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur blok Leuwi Ili Jumat sore, warga sekitar Leuwi Ili, mulai Minggu (17/10/2021) malam berinisiatif menggelar tahlilan, tawasulan, dan doa bersama di pematang pelataran Leuwi Ili.

Rencananya kegiatan tahlilan tersebut akan digelar sampai hari ketujuh tragedi tersebut, Kamis (21/10/2021) malam.

Baca juga: Penyelam yang Evakuasi Korban Ceritakan Ada Lorong Besar di Leuwi Ili, Posisi Korban Berangkulan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved