Breaking News:

Promosikan ke Investor Luar Negeri, 120 UMKM di Jawa Barat Ikuti CIFEST

Pemda Provinsi Jabar berkomitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang.

Istimewa
Pemda Provinsi Jabar berkomitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar CIFEST (Cinematography of Investment Festival). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemda Provinsi Jabar berkomitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berkembang. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar CIFEST (Cinematography of Investment Festival).

CIFEST sendiri merupakan kompetisi potensi dan peluang investasi UMKM di Jabar melalui karya foto dan video. Kompetisi tersebut diharapkan dapat mengekspos secara lebih luas potensi dan peluang investasi UMKM di Jabar.

Kepala DPMPTSP Jabar Noneng Komara menuturkan, ada sekitar 120 UMKM yang mengikuti CIFEST. Pemenang CIFEST akan diumumkan dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2021 pada 21-22 Oktober 2021 di Savoy Homann, Kota Bandung.

"WJIS ini merupakan puncak dari awarding CIFEST yang merupakan festival dari potensi investasi UMKM di Jabar. Dalam WJIS ini, akan ada penyerahan penghargaan sekaligus mempromosikan proyek UMKM," kata Noneng Komaram

Baca juga: WJIS 2021 Momentum Pulihan Ekonomi, Dorong Jawa Barat Jadi Destinasi Utama Investasi

Menurut Noneng Komara, CIFEST menjadi salah satu inovasi DPMPTSP Jabar untuk mempromosikan UMKM kepada para investor. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendorong UMKM di Jabar berkembang.

"Jadi CIFEST ini menjadi cara kami bagaimana UMKM ini mempunyai sebuah sarana untuk ketemu juga dengan para investor supaya bisa lebih berkembang," ucapnya.

-
- (Istimewa)

"Dengan begitu, WJIS kali ini, seperti harapan Gubernur Jabar, bukan hanya untuk proyek besar dan keluar negeri, tetapi juga perusahaan-perusahaan kecil kita ikut promosikan," imbuhnya.

WJIS 2021 sendiri mengambil tema "Navigating Post-COVID World: Investment Growth for Resilient West Java."

Tema tersebut berangkat dari kondisi perekonomian Jabar yang sempat terganggu pandemi COVID-19.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved