Breaking News:

Tragedi Susur Sungai Cileueur

Penyelam yang Evakuasi Korban Ceritakan Ada Lorong Besar di Leuwi Ili, Posisi Korban Berangkulan

Menyelam  ke kedalam air leuwi yang dingin. Membantu tim SAR Gabungan, mencari sejumlah siswa yang dikabarkan hilang tenggelam di Leuwi Ili

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar / Andri M Dani
Tim Inafis Polres Ciamis di lokasi 11 pelajar di Ciamis mati tenggelam untuk olah TKP, Sabtu (16/10/2021) 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Tragedi meninggalnya 11 orang siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat mengikuti kegiatan susur sungai di Leuwi Ili Sungai Cileueur di Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Ciamis, Jumat (15/10) sore, sudah lima hari berlalu.

Namun sampai Selasa (19/10) siang masih banyak warga yang berdatangan ke lokasi kejadian, meski hanya sekadar melihat-lihat.

Dan juga masih banyak  masih banyak cerita yang berseliweran.

Misalnya tentang warga setempat, penyelam alam yang ikut mencari jasad  korban sampai ke dasar leuwi yang susah makan susah tidur.

Karena terbayang terus wajah korban yang ditemukan dan diangkatnya ke permukaan air.

Seperti yang dialami Sandi Supriadi (33) warga Dusun Wetan Rt 04 RW 02. Sandi yang akrab dipanggil Kaslaw tersebut adalah salah seorang dari 12 warga setempat yang secara sukarela Jumat (15/10) malam selepas magrib terjun ke dalam Leuwi Ili.

Menyelam  ke kedalam air leuwi yang dingin. Membantu tim SAR Gabungan, mencari sejumlah siswa yang dikabarkan hilang tenggelam di Leuwi Ili saat mengikuti kegiatan susur sungai siang harinya.

Kaslaw bersama  warga lainnya (penyelam alam) nekat menyelam mencari sejumlah siswa yang dikabarkan hilang tersebut dengan cara “ngobeng” (seperti menangkap ikan pakai tangan kosong sembari menyelam).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved