Breaking News:

Pemilik Ladang Ganja di Bantarkalong Tasikmalaya, Ternyata Hanya Pemain Lokal

Polisi memastikan jika pemilik ladang ganja di Bantarkalong, Tasikmalaya, hanya pemain lokal.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Firman Suryaman
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, menjelaskan kasus temuan puluhan pohon ganja Bantarkalong, di Mapolres, Selasa (19/10). (dokumentasi Polres Tasikmalaya) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tersangka Iw (40), pemilik ladang ganja di Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, ternyata hanya pemain lokal.

Dari hasil penyelidikan Satnarkoba, Polres Tasikmalaya, walau memiliki ladang ganja namun Iw ternyata bukan anggota sindikat peredaran ganja skala besar.

"Dari hasil penyelidikan sejauh ini, tersangka adalah pemain lokal tidak masuk jaringan peredaran yang besar," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono, di Mapolres, Selasa (19/10/2021).

Tersangka, kata Kapolres, tergolong produsen sekaligus pengedar dengan peredaran lokal wilayah Kecamatan Bantarkalong dan sekitarnya.

"Awalnya ia membeli bibit dari seseorang, kemudian setelah mulai tumbuh dipindah tanam di tanah," ujar Rimsyahtono.

Sebanyak 30 pohon ganja yang disita dari kebun tersangka di Kampung Pugaran, Desa Sukamaju, hampir semua sudah memasuki usia panen.

"Awalnya kami mendapat info soal keterkaitan tersangka dengan peredaran ganja di Bantarkalong," kata Kapolres.

Setelah dilakukan penyelidikan selama seminggu, muncul dugaan kuat, selain sebagai pengedar ternyata tersangka juga menanam sendiri pohon ganja.

"Betul saja saat dilakukan pengintaian lokasi ditemukan pohon-pohon ganja di kebun milik tersangka," ujar Rimsyahtono.

Petugas kemudian melakukan penggerebekan. Selain berhasil menangkap Iw, petugas juga menemukan 30 pohon ganja siap panen.

Baca juga: Polisi Nyamar Jadi Penggembala Ternak dan Pedagang Sebelum Gerebek Ladang Ganja yang Sudah Dipanen

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved