Penemuan Mayat di Subang

2 Bulan Kasus Subang, Kini Yoris dan Keluarga Tuti Pakai Kuasa Hukum, Blak-blakan Sebut Alasannya

Kini, bukan hanya Yosef (55) yang menggunakan jasa kuasa hukum. Yoris (34) serta Muhamad Ramdanu (21) alias Danu akan didampingi oleh kuasa hukum.

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang sudah lewat dua bulan, namun  misteri pelaku masih belum terungkap.

Kepolisian masih terus berupaya mengungkap pelaku perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Kini, bukan hanya Yosef (55) yang menggunakan jasa kuasa hukum.

Kabar terbaru, Yoris (34) serta Muhamad Ramdanu (21) alias Danu dalam menjalankan kasus perkara tersebut akan didampingi oleh kuasa hukum.

Baca juga: Kabar Baru Kasus Subang, Keluarga Tuti Dapat Bantuan Pengacara Tanpa Nominal, Difasilitasi Youtuber

Hal tersebut dikatakan oleh paman korban yakni Indra Zaenal.

"Hari selasa besok kalo tidak ada halangan saya akan memanggil teman-teman saya yang pengacara, saya sudah hubungi kemungkinan secepatnya sudah dapat mendampingi Yoris bersama Danu," ucap Indra di Kantor Kepala Desa Jalancagak, Senin (18/10/2021).

Diketahui, Yoris sendiri merupakan anak tertua dari Tuti serta Danu merupakan keponakan dari Tuti.

Namun, Indra tidak dapat menjelaskan secara rinci terkait dengan Yoris bersama Danu yang akan didampingi oleh kuasa hukum selama perkara tersebut masih berlangsung.

"Ini adalah proses yang tidak lain, pertama hak sebagai warga negara perlindungan hukum, yang kedua itu guna memaksimalkan proses penyelidikan dari pihak kepolisian," katanya.

Sementara itu, Indra sendiri berharap agar proses hukum dalam perkara yang sudah menjadi sorotan publik ini dapat secepatnya terungkap dan tidak ada lagi bola liar yang menyudutkan beberapa pihak.

"Sebetulnya kami bukan mau menghalang-halangi proses penyelidikan polisi, tidak ada niatan untuk keluarga seolah-olah ini menghalang-halangi jalannya penyelidikan itu tidak, kami hanya menginginkan secepatnya terusngkap," ujar Indra.

Dapat diketahui sebelumnya, warga dari Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten subang digegerkan dengan penemuan kedua mayat perempuan dengan cara mengenaskan di dalam bagasi mobil Alpard.

Keduanya diketahui merupakan anak serta ibu, pihak kepolisian juga menyakini bahwa keduanya merupakan korban dari perampasan nyawa.

Sementara itu, di hari ke 61 kasus tersebut, pihak kepolisian masih terus berupaya untuk memecahkan kasus yang tiap harinya menjadi misteri siapa dalang dibalik kasus tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved