Breaking News:

Gelombang Ketiga Covid-19 Intai Indonesia Akhir Tahun, Sandiaga Uno Sebut Presiden Dapat Laporan Ini

Prediksi tersebut merupakan masukan dari epidemiologi dan para ahli yang disampaikan dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melihat lokasi pelestarian Domba Garut di Saung Ciburial, Desa Sukalaksana, Kabupaten Garut 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemerintah memprediksi gelombang ketiga penyebaran Covid-19 akan terjadi di Indonesia di penghujung tahun 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan prediksi tersebut merupakan masukan dari epidemiologi dan para ahli yang disampaikan dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo
sore tadi.

"Yang disampaikan bahwa gelombang ke tiga ini diprediksi akan terjadi di Indonesia di penghujung tahun, bisa di akhir November atau di Bulan Desember," ujarnya saat diwawancarai awak media, Senin (18/10/2021) saat peresmian destinasi wisata Saung CIburial di Garut.

Baca juga: Kabar Baik, Masa PPKM Level 3 di Majalengka, Tak Ada RT yang Zona Merah Covid-19

Ia menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo mendapat laporan penurunan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di sejumlah destinasi wisata.

Menurutnya laporan tersebut menjadi catatan penting baginya untuk mengantisipasi gelombang tersebut khususnya di Jawa Barat yang banyak memiliki destinasi wisata.

"Ini menjadi catatan kita, agar pariwisata itu bisa dibuka seiring dengan peningkatan vaksin dan juga peningkatan secara ketat prokes, jangan sampai nanti di Nataru terjadi lonjakan lagi dan kita tidak siap untuk mengendalikan pandemi," ucapnya.

Persiapan yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi gelombang ke tiga yakni peningkatan sertifikasi Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability), peningkatan protokol kesehatan yang terintegrasi dengan PeduliLindungi.

"Saya minta PeduliLindungi ini diperluas, karena itu adalah sarana kita, vaksinasi juga akan ditambah dan akan ditambah juga vaksinator dengan target akhir tahun tercipta kekebalan komunal," ungkapnya.

Menurutnya presiden telah menyiapkan apakah anak dengan usia di bawah 12 tahun apakah bisa menjadi kelompok atau target yang akan divaksin.(*)

Baca juga: Jual Tanah Milik Pemkot Cimahi untuk Makam Covid-19, Seorang ASN Jadi Tersangka, Wali Kota Kaget

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved