Breaking News:

Polisi Gerebek Warung di Cimahi Kedapatan Jual Miras Ilegal

Warung di Jalan Jenderal Amir Machmud, Cilember, Kota Cimahi digerebek anggota Sabhara Polres Cimahi karena pemiliknya kedapatan menjual minuman keras

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Warung di Jalan Jenderal Amir Machmud, Cilember, Kota Cimahi digerebek anggota Sabhara Polres Cimahi karena pemiliknya kedapatan menjual miras ilegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Warung di Jalan Jenderal Amir Machmud, Cilember, Kota Cimahi digerebek anggota Sabhara Polres Cimahi karena pemiliknya kedapatan menjual miras ilegal.

Dari kegiatan yang dilakukan Sabtu (16/10/2021) sekitar pukul 19.00 WIB itu, polisi menyita puluhan botol miras berbagai merk dari sebuah warung milik seorang warga berinisial RA.

Kasat Sabhara Polres Cimahi, AKP Dudi Iskandar mengatakan, dari kegiatan tersebut, pihaknya menyita sebanyak 63 botol miras berbagai merk karena diduga dijual tanpa izin atau ilegal.

Baca juga: Kafe dan Diskotik di Pantura Indramayu Digerebek Polisi, Pengunjung Langsung Divaksinasi

"Temuan miras diduga ilegal itu didapat berdasarkan laporan dari masyarakat. Berdasarkan laporan tersebut kami kemudian melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud," ujarnya saat dihubungi, Minggu (17/10/2021).

Setelah dilakukan pengecekan, kata Duddy, ternyata benar pemilik warung itu memang menjual minuman keras tanpa izin.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan diduga kuat miras yang dijual di warung tersebut ilegal karena warung tempat penjualannya tertutup dan cukup mencurigakan. 

"Ilegal, jualannya juga tertutup, makannya kita lakukan penyitaan dan barang bukti kita amankan semuanya," kata Duddy.

Dengan adanya temuan ini, pihaknya akan terus melakukan razia serupa, khususnya pada malam minggu yang dinilai rawan akan aktivitas yang meresahkan masyarakat Kota Cimahi.

Razia miras tersebut, kata Duddy, dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Iya terus continue, mudah-mudahan bisa setiap malam minggu karena indikasinya setiap malam minggu banyak kerawanan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved