Breaking News:

Tragedi Sungai Cileueur Ciamis

Cuaca Mendung, Puluhan Warga Gelar Tahlilan di Sungai Cileueur, Doakan Korban Meninggal Susur Sungai

Puluhan warga menggelar acara tahlilan, tawasulan dan doa bersama di tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
DOK KETUA RW 01
Sekitar 50 orang warga dari lingkungan Kampung Dusun Wetan RW 01 Desa Utama Cijeungjing Ciamis, selepas magrib Minggu (17/10) malam menggelar acara tahlilan, tawasulan dan doa bersama di tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur. Lokasi tragediĀ  tenggelamnya 11 siswa MTs Harapan Baru. 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Sekitar 50 orang warga dari lingkungan Kampung Dusun Wetan RW 01 Desa Utama Cijeungjing Ciamis, selepas magrib Minggu (17/10) malam menggelar acara tahlilan, tawasulan dan doa bersama di tanggul Leuwi Ili Sungai Cileueur. Lokasi tragedi  tenggelamnya 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung saat kegiatan susur sungai Jumat (15/10) sore lalu.

“Warga cukup antusias mengikuti acara tahlilan, doa bersama dan tawasulan,” ujar Ketua RW 01 Dusun Wetan Desa Utama kepada Tribun Minggu (17/10) malam.

Usai magrib, warga berdatangan ke lokasi tanggul dan pelataran Leuwi Ili. Baik yang langsung dari masjid atau dari rumah masing-masing. Baik ibu-ibu maupun bapak-bapak serta pemuda.  Dengan membawa sajadah, tikar atau samak, koran bekas dan sebagainya.

Baca juga: Pohon Tumbang Melintang ke Tengah Jalan di Cicurug, Tutupi Jalan Alaternatif Sukabumi-Bogor

Tahlilan dan doa bersama serta tawasulan tersebut dipimpin oleh  Ustaz Tetang Saefudin, warga setempat. Diawali dengan kata pembukaan oleh tokoh warga masyarakat setempat H Johan J Anwari.

Warga dengan khusuk dan antusias mengikuti acara tahlilanyang didedikasikan untuk 11 siswa/siswi MTs Harapan Baru yang meninggal tenggelam di Leuwi Ili saat mengikuti kegiatan susur sungai Jumat (15/10) sore.

“Doa bersama dengan harapan agar kejadin serupa jangan terulang kembali,” katanya.

Baca juga: Susur Sungai Berujung Maut di Ciamis Ternyata Direncanakan sebelum Jumatan, Ratusan Siswa Modal Niat

Kegiatan tahlilan, tawasulan doa bersama di pelataran atas Leuwi Ili tersebut baru berakhir usai azan Isya.

Meski cuaca  mendung sejak selepas magrib, warga tetap antusias mengikuti acara tahlilan tersebut.

Bila turun hujan, menurut Ramdani sudah dirancang, kegiatan tahlilan dipindahkan ke masjid.

“Namun, alhamdulillah sampai selesai tahlilan, hujan tidak turun meski mendung,” ujar Ramdani.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved