Breaking News:

Bapak Tiri di Indramayu Kabur Setelah Terlibat Perampasn Nyawa Anaknya, Sedang Diburu Polisi

Bapak tiri terlibat perampasan nyawa anaknya, Riyan Firmansyah (22) warga Desa Mundakjaya Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu pada Sabtu (16/10/202

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mega Nugraha
Tribunnews.com
Ilustrasi kejadian pembacokan di Garut. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID,INDRAMAYU - Bapak tiri terlibat perampasan nyawa anaknya, Riyan Firmansyah (22) warga Desa Mundakjaya Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu pada Sabtu (16/10/2021) malam.

Riyan meninggal dengan kondisi tubuh berlumuran darah. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan dan mengejar pelaku.

"Pelakunya ini bapak tiri, tapi sudah mantan," ujar Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Cikedung Ipda Junata Tisna Senjaya melalui sambungan seluler, Minggu (17/10/2021).

Ipda Junata Tisna Senjaya menyampaikan, polisi sudah mengantongi identitas pelaku, mantan bapak tiri korban itu diketahui berinisial D (55).

Baca juga: Genap 2 Bulan Kasus Subang Belum Terungkap, Amalia Datangi Yosef Lewat Mimpi, Minta Pelaku Ditangkap

Sejak kejadian, polisi belum menangkap pelaku yang kabur setelah terlibat perampasan nyawa anaknya. Meski begitu, polisi masih berupaya memburu pelaku.

Ia juga memohon doa agar secepatnya pelaku bisa diamankan kurang dari 24 jam.

Di sisi lain, disampaikan Ipda Junata Tisna Senjaya, korban meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit. Riyan dihabisi sampai mati dengan luka bacokan pada tubuh.

"Mohon doanya, kita masih sedang melakukan pengejaran, semoga pelaku bisa ditangkap kurang dari 24 jam," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved