Breaking News:

Persib Bandung

Respons Pelatih Persib dan Dirut PT LIB Soal Rencana Liga 1 Bisa Disaksikan Penonton di Stadion

Kabar gembira ini dari pemerintah itu mendapat respons dari pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Bobotoh dalam laga Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020). Tuan rumah menang 2-1. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah melalui Koordinator Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, Luhut Binsar Panjaitan, berencana untuk mengizinkan pertandingan Liga 1 dan Liga 2 disaksikan langsung oleh penonton di stadion. 

Jumlah penonton yang bisa masuk ke stadion akan dibatasi. Jumlah penonton yang bisa hadir dalam sebuah pertandingan hanya sekitar 30 persen dari kapasitas stadion.

Kabar gembira ini mendapat respons dari pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

Mantan arsitek tim PSM Makassar itu belum bisa berbicara banyak soal lampu hijau dari pemerintah untuk menggelar pertandingan dengan penonton di stadion.

"Saya belum bisa memberikan komentar soal itu jika belum ada pernyataan resmi," ujar Robert Alberts kepada awak media, kemarin.

PAKAI MASKER - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts adalah pelatih tim Persib Bandung yang sangat patuh para protokol kesehatan.
PAKAI MASKER - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts adalah pelatih tim Persib Bandung yang sangat patuh para protokol kesehatan. (Twitter Persib)

Baca juga: Jelang Persib Vs Bhayangkara FC, Ardi Idrus Absen, Posisi Bek Kiri Belum Tentu Milik Zalnando

Pelatih Persib Bandung itu mengatakan, jika memang penonton diizinkan untuk datang ke stadion,  seharusnya sistem seri ini diubah.

Bagi Robert Alberts, Liga 1 sudah bisa berjalan dengan normal yakni sistem kompetisi penuh, kandang-tandang.

"Kami semua harus terus mengikuti peraturan yang ada dan itu sudah jelas, stadion harus kosong dan kami semua tak bola berkerumun. Jadi untuk saat ini, suporter sesungguhnya adalah mereka yang mendukung dari rumah," ucapnya.

Lampu hijau dari pemerintah ini langsung direspon oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved