Breaking News:

Kiat Sukses Perajin Anyaman Tali, Berawal Dari Hobi Naik Gunung Hingga Hasilkan Cuan Juataan Rupiah

Aktivitas mendaki gunung dan memanjat tebing mengharuskan dia menguasi tali-temali. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Dedi Suhandi (28), perajin tali jam tangan dan tali masker berbahan tali paracord dan prusik. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Suara kendaraan besar berderu sepintas, debu jalanan yang terbang ke arah toko kerajinan tangan milik Dedi Suhandi (28) tak dihiraukan sang pemilik yang sedang asyik bermain tali. 

Eits, bukan sekedar bermain. Dedi yang akrab disapa Gejot itu sedang menganyam tali menjadi gelang, tali jam tangan, tali kalung, bahkan tali masker. Dari pekerjaan itu, dia hidup berkecukupan di dalam situasi serba sulit akibat Pandemi Covid-19. 

Sudah hampir larut malam, Kamis (15/10/2021) ketika TribunJabar.id berkunjung ke tempatnya berkreasi.

Baca juga: Sosialiasi KUR dan Optimalisasi Pusat - Pusat Pengembangan Inkubasi Bisnis di Lingkungan Kampus

Dedi mengkreasikan tali berjenis prusik dan paracord menjadi tali-tali yang bisa dipakai bersama barang-barang sehari-hari berawal dari kecintaannya kepada permainan simpul. 

Pelajaran tentang simpul tali yang banyak ragam dan penamaannya didapatkan Dedi ketika bergelut di bidang Pecinta Alam.

Aktivitas mendaki gunung dan memanjat tebing mengharuskan dia menguasi tali-temali. 

"Ke gunung masih suka mendaki. Dan dari aktivitas mendaki itulah muncul kemampuan tali-temali yang tidak disangka kini menjadi keahlian yang menghasilkan rupiah," kata warga Dusun Bojong RT01/02, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang itu.  

Baca juga: Ingin Mulai Berbisnis?, Berikut Tips Jadi Reseller Sukses Ala Christine Lie, Founder 101red.com

Dedi menuturkan, mengapa tali paracord dan prusik yang digunakan, bukan tali plastik atau tambang dadung.

Menurutnya, selain ukuran diameter tali yang kecil, tali paracord dan prusik juga alot dan mudah dianyam sesuai keinginan. 

Misalnya, Dedi mengayam tali untuk dijadikan sebagai tali jam tangan. Jam-jam bermode sport diganti tali buatan pabriknya dengan anyaman tali paracord buatan Dedi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved