Breaking News:

Kasus Perampasan Nyawa Ibu dan Anak di Subang Masih Misteri, Yayasan Milik Yosef Terbengkalai

Yayasan tersebut merupakan tempat Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) bekerja.  Ibu dan anak itu menjadi korban perampasan nyawa

Tribun Jabar/Dwiki MV
Sekolah Yayasan Bina Prestasi Nasional milik Yosef yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Sejak kasus perampasan nyawa ibu dan anak, Yayasan Bina Prestasi Nasional yang berada di Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, terbengkalai.

Yayasan tersebut merupakan tempat Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) bekerja.  Ibu dan anak itu menjadi korban perampasan nyawa di Subang pada 18 Agustus 2021.

Di Yayasan Bina Prestasi Nasional, Tuti Suhartini menjabat sebagai bendahara, sedangkan Amalia Mustika Ratu sebagai sekretaris.

Sampai saat ini belum ada informasi lanjutan apakah yayasan Bina Prestasi Nasional itu punya kaitan dengan meninggalnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan pada Kamis (14/10/2021),  sama sekali tidak terlhat ada aktivitas siswa di yayasan tersebut.

Baca juga: Pihak Yosef Melawan, Ancam Laporkan Youtuber yang Buat Konten Menyudutkannya Dalam Kasus Subang

Tidak ada proses belajar-mengajar di sekolah. Bahkan, terlihat juga gerbang yayasan tersebut masih digembok.

Ruangan kelas pun tertutup rapat. Bukan hanya itu, rumput-rumput liar terlihat tumbuh menjulang.

Suasana tidak terawat pun dirasakan di tempat tersebut.

Diberitakan sebelumnya, yayasan tersebut milik Yosef (55).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved