Breaking News:

UPI Gelar Wisuda Gelombang III Tahun 2021 Secara Hybrid

Tiga kunci itu adalah dimilikinya semangat sikap dan jiwa nasionalisme terhadap bangsa dan negeri

Penulis: Cipta Permana | Editor: bisnistribunjabar

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melantik 3.985 wisudawan pada upacara wisuda gelombang III Tahun 2021 secara hybrid, Rabu (13/10/2021).

Para lulusan terdiri dari, 80 lulusan jenjang D3 (Diploma), 3.324 lulusan jenjang S1 (Sarjana), 477 lulusan jenjang S2 (Magister) dan 104 lulusan jenjang S3 (Doktor).

Dalam pidatonya, Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) UPI, Agum Gumelar mengatakan, bahwa menjadi wisudawan bukan berarti telah tuntas dalam tugas menimba ilmu, namun justru menjadi titik awal untuk dapat mempelajari hal baru dan mulai memberikan manfaat bagi sekitarnya melalui pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Ia mendorong agar para wisudawan dan para mahasiswa untuk memiliki tiga kunci utama keberhasilan, dalam rangka menyongsong masa depan, serta mengahadapi berbagai dinamika tantangan perubahan nyata yang begitu cepat.

upi141021b
 
upi141021c

"Tiga kunci itu adalah dimilikinya semangat sikap dan jiwa nasionalisme terhadap bangsa dan negeri, bahkan rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi. Sebab tanpa nasionalisme sebuah bangsa tidak akan pernah menjadi bangsa yang besar," ujarnya usai upacara wisuda di Gedung Achmad Sanusi Kampus UPI, Rabu (12/10/2021).

Kedua, menjadi sumber daya manusia yang memiliki kemampuan beradaptasi dan berdaya saing bangsa, sebab situasi perkembangan zaman kedepan akan sarat dengan persaingan. Untuk itu, yang harus mulai dilakukan adalah menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing dengan siapapun.

"Dengan era persaingan dan perubahan cepat saat ini, siapapun yang terlambat pasti akan ditinggalkan oleh yang cepat. Kalau dulu kita mengenal istilah yang besar akan kalah dengan yang kecil, kalau sekarang sudah berubah, siapa yang cepat maka dia akan menjadi pemenang," ucapnya.

Ketiga, adalah pembangunan bangsa hanya akan berhasil, jika pembangunan dilaksanakan di tengah masyarakat yang disiplin.

"Menjadi sebuah omong kosong sebuah pembangunan akan berhasil, jika dilaksanakan di tengah masyarakat yang tidak disiplin. Arti dari sebuah disiplin, adalah merupakan kepatuhan masyarakat terhadap setiap peraturan hukum yang berlaku. Dengan demikian maka, ketiga syarat itulah yang menjadi urgensi dan kebutuhan bangsa ini, dalam menghadapi tantangan-tantangan kedepan,"katanya.

Di lokasi yang sama, Rektor UPI, Prof. Solehudin mengatakan, ketiga hal tersebut menjadi hal yang sangat fundamental dalam rangka mewujudkan kualitas sebuah bangsa.

Maka, dalam upaya mengimplementasikan ketiga hal tersebut, pihaknya terus mendorong agar sivitas akademika UPI harus memiliki perubahan mindset atau pola pikir dalam menjawab tantangan kedepan. Dimana, adaptabilitas dalam merespon berbagai hal, kecepatan dan akurasi, serta sikap disiplin, menjadi poin penting yang harus mampu dilakukan semua pihak agar UPI menjadi kampus yang berkualitas.

"Ketiga poin yang disampaikan Pak Agum Gumelar tadi, selama ini terus kita upayakan untuk dapat dilakukan oleh seluruh sivitas akademika UPI. Dan untuk dapat mewujudkannya, kita harus mau dan mampu untuk mengubah mindset dan kultur kerja kita yang selama ini lambat untuk menjadi cepat, dengan tetap memperhatikan tingkat akurasi serta potensi tantangan di depan," ujarnya.

Rektor pun menekankan, untuk dapat membawa UPI berlari kencang, dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak. Sebab, tanpa kedua hal itu, mustahil UPI dapat mencapai target yang diinginkan.

"Saat ini yang harus dipikirkan dan dilakukan oleh seluruh sivitas UPI adalah, bagaimana kita mampu berlari cepat dalam meraih target yang telah ditetapkan, bagaimana kita berpikir secara kelembagaan, bukan lagi demi kepentingan personal atau diri sendiri. Inilah yang saat ini terus saya gempur untuk bisa membawa UPI ini lari dan melesat jauh kedepan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPI memberikan penghargaan dan ucapan selamat kepada lulusan terbaik berdasarkan masing-masing jenjang diantaranya pada jenjang Doktor (S3) diraih oleh Ina Yulianti dari Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan dengan IPK 4,00 cumlaude.

Lulusan terbaik jenjang Magister (S2) diraih oleh Yohannes dari Program Studi Pendidikan Matematika dengan IPK 4,00 cumlaude. Lulusan terbaik jenjang Sarjana (S1) diraih oleh Bella Dharma Fitri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan IPK 3,97 cumlaude.

Serta serta lulusan terbaik jenjang Diploma (D3) diraih oleh Muhammad Fauzan Firdaus dari Program Studi Survey Pemetaan dan Informasi Geografis dengan IPK 3,82 cumlaude (Cipta Permana).

Kepsyen : Ketua MWA UPI, Agum Gumelar menyampaikan pidato dalam kegiatan upacara wisuda UPI Gelombang III Tahun 2021 di Gedung Achmad Sanusi Kampus UPI, Rabu (13/10/2021) / Cipta Permana.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved