Breaking News:

Tak Diundur, Pemprov Jabar Segera Berikan Uang Kadeudeuh bagi Atlet Berprestasi di PON Papua

Pencairan bonusnya bisa dilakukan pada awal tahun 2022, yakni sekitar Februari 2022, bukan pada akhir 2022 seperti yang dikhawatirkan sejumlah pihak.

Dok Riska Hermawan
Riska Hermawan atlet pencak silat asal Kabupaten Majalengka (kiri) bersama pasangannya, Ririn asal Kabupaten Subang, berhasil meraih medali emas pada nomor seni ganda putri cabang olahraga pencak silat di PON XX Papua. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memberikan uang kadeudeuh kepada para atlet peraih medali di PON XX Papua melalui penganggaran APBD 2022, sehingga bisa diberikan di awal tahun.

Pemberian bonus ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada para atlet yang sudah berjuang di PON XX Papua dan mengharumkan nama Jawa Barat dengan prestasinya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Engkus Sutisna, mengatakan memang jika dilihat melalui penganggarannya, pemberian bonus ini masuk dalam APBD 2022.

Baca juga: Tim Angkat Berat Jabar di PON XX Papua, Lampui Target Hingga Pecahkan Rekor Dunia

Namun demikian, para atlet ini tentunya akan mendapatkan bonusnya sesegera mungkin, dalam tempo waktu paling dekat, dan bukan berarti mereka akan mendapatkan bonusnya dalam jangka waktu setahun kemudian atau 12 bulan lagi.

Engkus menegaskan tidak ada istilah penundaan pemberian bonus atau uang kadeudeuh dari Pemprov Jabar kepada para atlet. Pencairan bonusnya bisa dilakukan pada awal tahun 2022, yakni sekitar Februari 2022, bukan pada akhir 2022 seperti yang dikhawatirkan sejumlah pihak.

"Kalau Januari 2022 mungkin masih proses, tapi kalau Februari 2022, bonusnya sudah bisa cair. Ini hanya tentang prosedur penganggaran saja. Karena kita juga harus menghitung dulu kan berapa yang dapatnya, berapa besarannya, ini sedang digodok bersama dewan," kata Engkus melalui ponsel, Kamis (14/10/2021).

Contohnya, kata Engkus, pemberian uang kadeudeuh bagi atlet berprestasi dalam Paralympic Tokyo sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2021. Hal ini disebabkan waktu pengajuan untuk para atlet ini masih memungkinkan sebelum APBD Perubahan 2021 diketuk palu.

"Jadi memang tidak ada istilahnya ditunda atau diundur. Yang ada hanya sistem dan waktu penganggarannya yang memang sudah ditentukan. Kadeudeuh untuk PON masuk APBD 2022 bukan berarti menunggu satu tahun begitu, karena dua bulan lagi juga masuk 2022 dan kadeudeuh bisa diberikan di awal tahun," katanya.

Baca juga: Kadeudeuh untuk Atlet Jabar Peraih Medali di PON Rencananya Naik, Akan Diberikan pada 2022

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Ali Rasyid, mengatakan penganggaran uang kadeudeuh bagi para atlet yang berprestasi dalam PON XX Papua tengah dibahas dalam rencana APBD Jabar 2022. Prosesnya memang membutuhkan waktu karena terdapat sejumlah tahapan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved