Breaking News:

Terpasang Ratusan Tower Telekomunikasi Dikatakan Belum Ideal, Masih Ada 28 Wilayah yang Blank Spot

Jumlah tower alias menara pemancar jaringan internet dan telekomunikasi ada sebanyak 230 unit. Namun belum berbanding dengan jumlah daerah

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Darajat Arianto
Istimewa
ILUSTRASI Menara Telekomunikasi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Jumlah tower alias menara pemancar jaringan internet dan telekomunikasi di Kuningan ada sebanyak 230 unit.

"Namun, jumlah itu tidak berbanding lurus dengan jumlah daerah yang belum mendapat fasilitas jaringan. Ya, hingga kini ada 28 desa di Kuningan blankspot," kata Acep Tisna, Kabid Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dinas Komunikasi dan Informasi Kuningan, saat ditemui di kantornya di Jalan Aruji - Kuningan, Kamis (14/10/2021).

Acep menyebut dirinya terlibat dalam keanggotaan sebagai tim daripada konstruksi tower tersebut.

Karena secara tanggungjawab serta dalam bentuk pengawasan dan pengendaliannya itu masuk pada Dinas Penanaman Modal Perizinan dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP).

"Untuk soal tower yang berdiri di sebuah daerah di Kuningan, kami sekedar masuk tim saja. Untuk pengawas serta pengendaliannya itu ada di DPMPTSP," katanya.

Ditanya soal kerugian yang dirasakan warga sekitar, seperti dari gangguan radiasi hingga membuat sejumlah barang elektronik rusak? Acep menjawab secara kepemerintahan itu berada DPMPTSP yang bertanggungjawab, untuk melakukan penyelesaian dari aduan masyarakat yang dirugikan tersebut.

"Iya, semua tanggungjawab ada di DPMPTSP. Jadi, ketika warga yang dirugikan itu akan diselesaikan oleh dinas tersebut dan kita hanya mendampinginya sebagai tim saja," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved