Breaking News:

Siapkan Kelurahan Tangguh Bencana, Bandung Disebut Miliki Potensi 5 Bencana Alam, Ini Perinciannya

Untuk menguatkan peran kewilayahan agar mandiri dalam menanggapi bencana dan mengenali potensinya, Diskar Kota Bandung terus menyosialisasikan mitigas

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI - Banjir bandang di Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk menguatkan peran kewilayahan agar mandiri dalam menanggapi bencana dan mengenali potensinya, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung terus menyosialisasikan mitigasi bencana. Harapannya, terbentuk Kelurahan Tangguh di Kota Bandung.

Kepala Seksi Mitigasi Bencana Diskar PB Kota Bandung, Amires Pahala mengakui, Diskar PB tidak dapat melakukan sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana sendiri. Perlu peran serta semua elemen masyarakat, seperti dunia usaha, akademisi, relawan, hingga media massa.

Pengenalan terkait mitigasi bencana harus dimulai dari struktur terendah, yakni tingkat RT, RW, dan kelurahan.

"Ke depannya, kami ingin coba membentuk Kelurahan Tangguh Bencana untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam hal penanggulangan bencana," ujar Amires pada Program Bandung Menjawab di Auditorium Rosada Balai Kota Bandung, Kamis (14/10).

Ia mengatakan, di Kota Bandung ada 5 dari 13 potensi bencana alam yang dapat terjadi. Yakni gempa bumi, puting beliung, banjir, longsor, dan kebakaran.

Karena itu, Diskar PB bersama dengan Bappelitbang tengah menyusun Kajian Risiko Bencana (KRB).

"Kami telah menyusun dua KRB, yaitu terhadap bencana gempa dan banjir. Hasilnya kami akan sosialisasikan kepada masyarakat, agar kesiapsiagaan bencana itu bisa kami cegah," ujarnya.

Dengan pengetahuan terkait mitigasi bencana, diharapkan masyarakat bisa mengurangi risiko bencana. Karena warga tidak bisa menghilangkan bencana, namun dapat mengurangi risikonya.

Prinsipnya, masyarakat dapat mengenali ancaman bencana, cara menyelamatkan diri, dan tahu tempat yang bisa menyelamatkan atau jalur evakuasi beserta tempat evakuasinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved