Breaking News:

Malangnya Nasib Udin Petani Muda di Pangandaran, saat di Ladang Rumahnya Terbakar dan Kini Mengungsi

Rumah petani muda bernama Udin alias Saepudin (31), petani muda di Desa Kertaraharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandara terbakar

Penulis: Padna | Editor: Mega Nugraha
KFGO.com
Ilustrasi api 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Malangnya petani muda bernama Udin alias Saepudin (31), petani muda di Desa Kertaraharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran.

Saat berada di ladang, rumah petani muda terbuat dari bambu berukuran 5x6 meter persegi itu hangus terbakar pada Kamis (24/10/2021) sore sekitar pukul 15:00 WIB.

Anggota Tagana Desa Kertaharja, Cimerak, Mamat, menyampaikan, kebakaran tersebut terjadi ketika pemilik rumah sedang pergi ke kebun.

"Karena, rumahnya kan agak berjauhan dengan rumah warga. Jadi, saat ada api itu tidak banyak yang tahu apalagi rumahnya terbuat dari bambu," ujar Mamat saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Kamis (14/10/2021) malam.

Baca juga: Kondisi Dua Orang di Palabuhanratu Sukabumi yang Tiba-tiba Diserang Orang Bermotor, Satu Luka Parah

Ia menduga api berasal dari korsleting listrik karena satu warga yang melihat api membesarnya dari atap rumah.

"Jadi mungkin dari korsleting listrik, bukan dari hawu (tempat memasak tradisional)," katanya.

Keluarga Udin, petani muda di Cimerak, Pangandaran yang kini mengungsi karena rumah mereka terbakar
Keluarga Udin, petani muda di Cimerak, Pangandaran yang kini mengungsi karena rumah mereka terbakar (Istimewa)

Kemudian, karena barang berharganya juga ludes terbakar, Udin mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. 

"Saat ini Udin beserta istri dan tiga anaknya yang masih kecil mengungsi di  rumah orangtuanya" ujar Ia.

Setelah kebakaran, untuk sementara keluarga korban saat ini membutuhkan matras, tenda, dan sembako.

"Selain itu Udin membutuhkan alat-alat rumah tangga, dan juga pakaian. Termasuk, pakaian anaknya," ucap Mamat.

Karena keterbatasan anggota, pihaknya belum bisa mengevakuasi rumah korban.

"Rencana besok, kita bersama pemerintah Desa dan juga Dinsos siap ke lokasi," katanya. *

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved