Breaking News:

Jabar Berprestasi di PON Papua Bukti Regenerasi Atlet yang Berhasil Meski Dibatasi Pandemi Covid-19

Jabar jadi daerah pendulang medali emas terbanyak di PON Papua dengan raihan terakhir sebanyak 125 emas, 97 perak dan 111 perunggu. 

Editor: Mega Nugraha
Istimewa/ DOK. PRIBADI
Legisya Nur Aisyah saat menunjukkan medali emas yang diraihnya dalam PON XX 2021 Papua, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Jabar jadi daerah pendulang medali emas terbanyak di PON Papua dengan raihan terakhir sebanyak 125 emas, 97 perak dan 111 perunggu. 

Ketua Harian Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) JabarMuhammad Farhan menegaskan, gelar juara umum dapat dipastikan kembali diraih. Bahkan, di hari terakhir pertandingan tim renang Aquatic Jabar berhasil meraih tambahan medali emas.

"Semoga hari ini kita dapat kembali memberikan prestasi terbaiknya supaya mengokohkan posisi kontingen Jabar sebagai Juara Umum di PON Papua, mohon do’a restu dari seluaruh masyarakat Jabar," ujar Muhammad Farhan, Kamis (14/10/2021).

Menurutnya, raihan tersebut tidak lepas dari regenerasi regenerasi atlet di Jabar yang terbukti berhasil meski persiapannya terbatas karena pandemi Covid-19. 

Anggota Komisi 1 DPR RI Muhammad Farhan saat diwawancara di sela vaksinasi Covid-19 di Karawang, Minggu (25/7/2021)
Anggota Komisi 1 DPR RI Muhammad Farhan saat diwawancara di sela vaksinasi Covid-19 di Karawang, Minggu (25/7/2021) (Tribun Jabar / Cikwan Suwandi)

Kata dia, pembinaan atlet berprestasi di Jabar adalah bagian dari pembangunan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di.

Baca juga: Tak Diundur, Pemprov Jabar Segera Berikan Uang Kadeudeuh bagi Atlet Berprestasi di PON Papua

Itu sebabnya semua cabor menggunakan metode ilmiah untuk mengembangkan prestasi dan melakukan talents scouting (pemanduan bakat) sebagai bibit awal pembinaan atlet muda," katanya.

"Hal ini disadari betul oleh semua insan olah raga di Jabar. KONI Jabar dengan dukungan penuh Gubernur Jabar Ridwan Kamil bekerja sama erat, memastikan pembinaan berujung prestasi," kata Anggota DPRI dari Komisi I itu.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para pengurus pembina dan pecinta tiap cabor yang merata di seluruh Jawa Barat. Insha Allah semuanya bermuara ke prestasi dan jaminan kesejahteraan di masa depan," terangnya.

Bahkan, lanjut Farhan, sistem pembinaan ini berguna untuk ajang Internasional.

"Visinya pun sudah mendunia. Seperti cabor renang yang memiliki satu atlet dan satu pelatih nasional yang mewakili Indonesia ke Olimpiade Tokyo yang lalu. Maka Jabar harus berorientasi melahirkan atlet kelas dunia," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved