Breaking News:

Api dari Dapur Menyambar Hingga Sukarti Alami Luka Bakar, Damkar Sukabumi Turunkan Tiga Unit Mobil

Kabid Damkar Satpol PP Sudrajat menjelaskan peristiwa kebakaran yang menyebabkan Sukarti Ningsih (47) terbakar di beberapa bagian tubuhnya

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
Dok. Damkar Kota Sukabumi
Personel Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi menjinakan api di rumah warga di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, Sudrajat menjelaskan peristiwa kebakaran yang menyebabkan Sukarti Ningsih (47) terbakar di beberapa bagian tubuhnya, Kamis (14/10/2021).

Sukarti Ningsih merupakan warga RT 01 RW 09, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

"Korban mengalami luka bakar, saat sedang menakar bensin ke dalam botol untuk dijual eceran. Kemudian api yang sedang menyala di dapur menyambar dan mengenainya," ujar Sudrjat. 

Pihaknya mengatakan bahwa setelah mendapat laporan langsung ke lokasi kejadian dengan menurunkan 3 group anggota yang dilengkapi 3 unit kendaraan Damkar. 

"Pada pukul 10.48 WIB api sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban meninggal namun terdapat korban luka bakar dalam insiden kebakaran tersebut," ujar Sudrajat kepada wartawan. 

Sudrajat menambahkan bahwa nilai aset keseluruhan sekitar  Rp 250 juta dan nilai yang berhasil diselamatkan Rp 100 juta sehingga nilai kerugiannya Rp 150 juta. 

Anak korban, Erisa Aprinawati (18) saat itu sedang di rumahnya Sukarti bersama ibu  dan kakanya Andini Saptarina (20). Tiba-tiba ibunya meminta tolong, saat keadaan api di rumahnya mulai membesar.

"Di dalam rumah ada aku, si mamah, sama si teteh. Kemudian mamah minta tolong dan ditolong sama warga sini, dilihat sudah mengalami luka bakar," ujarnya.

Pasca dievakusi warga, Sukarti langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan dari luka yang dialaminya.

"Tadi langsung dibawa ke Puskesmas, karena Ibu mengalami terbakar di tangan dan kaki," ucapnya.

Erisa mengaku syok atas insiden yang menimpa keluarganya tersebut. Ia tak menyangka api sebesar itu membakar rumahnya di Kota Sukabumi dan melukai ibunya.

Bahkan barang rumah tangga hangus terbakar, beruntung api yang melalap cukup besar tidak merembet ke rumah warga lainnya. 

"Saya kaget gak bisa bantuin karena udah panik banget api udah ke atas, ga tau sih penyebab utamanya, tiba tiba api udah ke atas ga bisa ditolongin ga ada yang bisa ditolongin lagi, si mamah minta tolong saya keluar panik banget," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved