Breaking News:

Pinjaman Online Bisa Menjadi Bom Waktu Menurut Pakar dari Unpad, Jangka Panjang Sangat Menakutkan

Di masa sulit akibat pandemi Covid-19, layanan pinjaman online (pinjol) menjadi alternatif banyak orang untuk mendapatkan dana secara instan.

Editor: Giri
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi - Di masa sulit akibat pandemi Covid-19, layanan pinjaman online (pinjol) menjadi alternatif banyak orang untuk mendapatkan dana secara instan. 

TRIBUNJABAR.ID - Di masa sulit akibat pandemi Covid-19, layanan pinjaman online (pinjol) menjadi alternatif banyak orang untuk mendapatkan dana secara instan.

Namun, jika tidak dibarengi dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat akan gampang terjerat aplikasi pinjol ilegal.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Hamzah Richi, menilai literasi keuangan yang tidak baik akan mendorong masyarakat mudah terjerat aplikasi pinjol ilegal.

Apalagi jika hal ini dibarengi dengan sikap yang bijak dalam memanfaatkan dana pinjaman.

"Kecenderungan (masyarakat) yang konsumtif menjadi bumerang bagi peminjam yang cepat silau dengan uang di tangan," kata dia melansir laman Unpad, Rabu (13/10/2021).

Dengan sistem persyaratan yang sangat mudah, aplikasi pinjol terutama ilegal tentu sangat menggoda bagi masyarakat yang membutuhkan dana instan, tetapi tidak dibarengi pengetahuan keuangan yang baik.

Bermodal KTP, dalam waktu yang tidak lama, seseorang dapat langsung menerima dana tunai ke rekening pribadinya.

Ritchi menjelaskan, dengan persyaratan yang gampang, seseorang menjadi lebih mudah untuk membuka pinjaman lagi ke aplikasi lain tatkala gagal bayar di aplikasi sebelumnya.

"Tanpa sadar, dia pasti harus menutupi pinjaman sebelumnya dengan pijaman di aplikasi lain yang lebih besar. Sampai pada satu titik dia enggak bisa bayar, baru enggak berkutik," jelas dia.

Bom waktu

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved