Breaking News:

Pelajar Karawang Suka Tawuran Dibina Seminggu Oleh Tentara Infanteri di Yonif PR 305/Tengkorak

Ratusan pelajar SMP, SMA/SMK di Karawang yang terlibiat tawuran mengikuti penataran kedisiplinan, bela negara di Yonif PR 305/Tengkorak

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Cikwan
Ratusan pelajar SMP, SMA/SMK di Karawang yang terlibiat tawuran mengikuti penataran kedisiplinan, bela negara di Yonif PR 305/Tengkorak Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang selama sepekan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Ratusan pelajar SMP, SMA/SMK di Karawang yang terlibiat tawuran mengikuti penataran kedisiplinan, bela negara di Yonif PR 305/Tengkorak Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang selama sepekan.

Komandan Kodim 0604 Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengatakan, selain mendapatkan pendidikan kedisiplinan dari TNI-Polri, para pelajar akan mendapatkan pendidikan dari MUI dan Kejaksaan.

"Bukan hanya pendidikan secara fisik, tetapi mereka juga akan mendapatkan pendidikan kebangsaan serta spirit kerohanian," kata Medi kepada Tribun Jabar di Makodim 0604, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Berawal Kirim ke WhatsApp Lapor Pak Kapolres Karawang, Dua Hari Kemudian Pengedar Sabu Ditangkap

Tujuannya agar pelajar tersebut berubah, tidak lagi tawuran, balap liar dan bahkan narkoba serta tindakan asusila.

"Nanti mereka bangun subuh, yang muslim sholat subuh. Olahraga kemudian ada juga baris berbaris dan juga diberikan bimbingan materi. Sehingga kedisiplinan mereka berubah. Tujuannya juga agar mereka bisa menjadi agen perubahan untuk teman-temannya di sekolah," katanya.

Para pelajar itu dipilih langsung oleh setiap guru bimbingan penyuluhan (BP)/bimbingan konseling (BK).

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh meyakini, penataran kedisiplinan, bela negara dan wawasan kebangsaan akan membawa perubahan kepada pelajar yang memiliki perhatian khusus.

"Mereka ini generasi penerus kita, kita tidak ingin mereka ini membuat efek yang negatif buat hidupnya. Sehingga penataran  ini kami yakini akan memberikan perubahan yang baik untuk masa depan mereka," katanya.

Aep mengaku, kegiatan penataran tersebut akan dilakukan secara berkala yang dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan.

"Kita tidak ingin, pelajar kita melakukan tawuran-tawuran kembali," katanya. (Cikwan Suwandi)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved