Breaking News:

Mbah Mijan Buka Suara Soal Baim Wong & Suhud, Ungkap Pelajaran Buat Keduanya, Banyak Netizen Setuju

Paranormal ternama Mbah Mijan ikut berkomentar mengenai permasalahan yang tengah dihadapi Baim Wong dan Pak Suhud.

Kolase (Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik dan Instagram Baim Wong)
Paranormal ternama Mbah Mijan ikut berkomentar mengenai permasalahan yang tengah dihadapi Baim Wong dan Pak Suhud. 

"Maap untuk kesalahan saya. Untuk Kakek Suhut. Maap ya, saya salah. Seharusnya saya bisa lebih sopan. Banyak belajar saya," kata Baim dalam caption postingannya.

Sikap Baim Wong menegur seorang kakek bernama Pak Suhud berbuntut panjang.
Sikap Baim Wong menegur seorang kakek bernama Pak Suhud berbuntut panjang. (Youtube dan Instagram Baim Wong)

Ia pun meminta bertemu dengan Kakek Suhud jika diizinkan untuk bertatap muka.

Menurut Baim Wong, ia berniat untuk meminta maaf secara langsung.

"Kalau memang diijinkan. Insyaallah nanti kalau bisa, saya mau ketemu untuk bilang langsung. Sekali lagi maap Pak," katanya.

Kemudian, ia juga menuliskan Baim minta maaf kepada warganet.

"Maap ya semuanya," kata Baim.

Seperti diberitakan sebelumnya, suami Paula. banjir hujatan warganet setelah video Baim tegur kakek viral di media sosial.

Kemudian, sahabat Raffi Ahmad ini memaparkan kejadian sebenarnya yang dia alami. Ia mengaku, kala itu berawal dari putranya, Kiano Tiger Wong yang mengajak jalan ke luar.

Sebagai ayah, Baim pun menurut. Kemudian, ia melihat ada pria yang mepet ke arahnya.

Baca juga: Pesan Menyentuh Dedi Mulyadi untuk Baim Wong, Setiap Orang yang Datang Jangan Dikosongin

Menurut Baim Wong, tindakan tersebut berbahaya karena dia sedang membawa anak.

Namun, bapak tua yang menyerempet ke arahnya menggunakan motor itu mendadak minta uang.

"Kita lagi jalan dan dia mepet kita sih, itu bahaya banget ya dan saya lagi bawa anak lagi dan tiba-tiba dia minta uang sama saya.

Kalau bosque ada di posisi saya waktu itu mungkin persepsinya akan beda banget sih melihat kejadian ini dan mungkin," kata Baim Wong.

Jadi beda dari cara dia ngomong cara dia minta enggak banget sih. Ketika kita tidak di posisi orang tersebut susah sih untuk tahu bagaimana kejadian sebenarnya," kata Baim Wong.

Baim menyebut, kala itu tidak marah-marah. Ia hanya bilang kepada kakek tersebut agar tidak boleh meminta lewat cara seperti itu.

Baim Wong tegur seorang kakek yang mengikutinya
Baim Wong tegur seorang kakek yang mengikutinya (YouTube Baim Paula)

"Bukan dengan cara seperti ya, enggak baik," kata Baim menceritakan apa yang dia ucapkan pada kejadian tersebut.

Menurut Baim Wong, kala itu ia pun naik motor dengan Kiano, tetapi orang tersebut justru malah berteriak minta uang.

Baim mengaku, sebenarnya menjadi kesal karena tingkah bapak tersebut.

Baim pun terus jalan ke rumah, saat tiba ternyata orang tersebut juga muncul lagi dan kembali meminta uang.

Dari situlah Baim Wong mencoba berbicara seperti apa yang ada dalam video viral.

Baim mengaku, kurang suka melihat orang yang mengandalkan kelemahan untuk meminta-minta.

Ia juga membandingkan dengan kejadian di masa lalu ketika ada seseorang yang membuat dia risih karena terus mengikutinya.

Baim Wong mengaku, selama ini ia berbagi rezeki sesuai ketulusan hatinya karena senang melakukan itu.

Baca juga: Pak Suhud Hanya Bisa Terdiam Saat Ditegur Baim Wong, Pakar Ekspresi: Dia Sedih dan Putus Asa

Pengakuan Kakek Suhud

Pak Suhud (70) tak kuasa menahan air matanya setelah selesai bercerita mengenai kronologi dirinya ditolak Baim Wong viral. Padahal, saat itu ia mengaku menawarkan barang jualannya.

Sebelumnya, viral video Baim Wong menegur seorang kakek yang ia sebut meminta-minta uang kepadanya.

Baim Wong yang saat itu sedang bersama anaknya, Kiano, menyebut tidak suka dibuntuti dan dipepet oleh kakek tersebut. Ia mengira kakek itu mengemis uang kepadanya.

Kini, Suhud menceritakan kronologi menurut versinya.

Ia bercerita, ketika ia baru selesai Salat Jumat dan melihat Baim Wong melintas menggunakan motor gede.

Setelah itu, Pak Suhud berinisiatif untuk menyusulnya.

"Waktu itu hari Jumat, abis Salat Jumat di Masjid Cut Mutiah, saya keluar, bawa buku, bawa dagangan saya. Melintas motor Baim Wong, rumah orangtuanya kan di Cikini. Jaraknya dekat sekali.

"Dan saya ikutin gitu, tapi saya tahu, ini Pak Baim Wong yang suka nolong-nolong orang. Saya susul, tapi agak lama. Dia udah sampe, saya baru dateng," ujarnya saat tampil di channel Youtube Langit Entertainment, Selasa (12/10/2021).

Suhud mengatakan, ia tak memepet Baim Wong seperti yang diceritakan sang Youtuber tersebut.

Menurutnya, tak mungkin motor jadulnya bisa mengejar motor gede yang dikendarai Baim Wong.

Akhirnya, setelah sampai di rumah Baim Wong, Suhud menghampirinya.

"Terus saya bilang, 'saya kemari, mohon dibantu Pak Baim'. Dia bilang saya minta-minta. Saya bilang, saya (butuh) dana, modal buat buku-buku saya.

"Saya (mau) nunjukin, (tapi dia) kagak mau tahu buku yang saya bawa. Akhirnya saya diam saja," ujarnya.

Selanjutnya, kata Suhud, Baim Wong seolah-olah meledeknya dengan memberi uang ke ojek online yang melintas.

Saat Baim Wong malah memberikan uang ke ojek online di sekitarnya, Suhud mengaku sakit hati.

Ia hanya bisa terdiam di motor dan merenungkan dirinya.

"Sakit hati juga saya mba. Namanya saya orang kecil. Saya duduk aja di motor. Merenungin diri saya sendiri. Kira-kira 15 menit enggak kuat, pulang juga," ujarnya.

"Akhirnya saya, kalau caranya gini, lebih baik saya balik aja lah. Tapi di belakangnya tiba-tiba ada krunya tuh. Bawa-bawa kamera. Saya juga heran.

"Tadi waktu Pak Baim bilang saya mepet-mepet motor dia (krunya enggak ada). Mana mungkin motor gede dipepet motor jadul begitu," ujarnya.

Suhud bersumpah, ia tak minta-minta ke suami dari Paula Verhoeven tersebut.

"Dan saya enggak bilang minta duit. Enggak mungkin, saya orangtua. Demi Allah saya orang Islam habis Salat Jumat.

Setelah pergi dari rumah Baim Wong, Suhud mengatakan, ada orang yang membeli bukunya.

Menurutnya, mungkin itu adalah berkah di balik kejadian yang menimpanya

"Tapi syukur alhamdulillah. Begitu saya pulang dari rumah Pak Baim, buku saya, keluar dari Cikini, tahu-tahu, dibeli buku saya sama orang. Ya alhamdulillah-nya saya di situ. Berkahnya," ujarnya.

Setelah pulang ke rumah, Suhud kaget banyak yang menelpon dirinya. Hatinya berkecamuk.

Ia sengaja tak bercerita kejadian yang dialaminya ke kakaknya yang berumur 73 tahun.

Pasalnya, kakaknya itu sedang sakit stroke.

"Tapi telepon (masuk) terus. Pengen tahu alamat saya. Saya pingin istirahat tenang, akhirnya pindah ke Cileungsi ke rumah adik saya.  (Akhirnya) ketemu sama tim ini (Yayasan Gerak Menebar Kebaikan), nelpon ke rumah. Diwawancara.

"Saya bilang, dari Senin sampai Kamis atau Jumat, saya dagang-dagang buku. Yang kalau bukunya laku, saya beli lagi buku. Buku agama Islam," ujarnya.

Kini, Suhud mengaku trauma. Padahal, biasanya ia melihat Baim Wong sebagai sosok yang baik.

Ia mengatakan, jika Baim Wong menolaknya secara halus, ia pun akan memaklumi.

"Sampai sekarang, saya jadi trauma. Kok gini. Enggak biasanya. Kok saya lihat, waktu di HP anak-anak, bagus itu citranya Pak Baim. Kok begini sama saya. Ada apa.

"Kan saya udah tua. (Kalau dia) enggak marah-marah, bilang aja, 'pak saya sibuk', (pasti) saya maklumin. Mungkin (dia capek) habis jaga istrinya mau lahiran.

"Saya enggak bisa ini. Saya kasihan lihat anak saya, (mereka bilang) 'udah pak stop enggak usah dagang-dagang buku lagi'," kata Suhud sambil menangis.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved