Breaking News:

Jangan Abaikan, Waspada Masalah Jantung Setelah Pulih COVID-19, Ini Alasannya Menurut Ahli Jantung

Bagi yang terserang Covid-19, juga tetap menjaga kesehatan pascacovid, karena masalah kesehatan rentan terjadi pada seseorang yang baru sembuh

Editor: Siti Fatimah
Istimewa
Ilustrasi penyakit jantung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus Covid-19 terus menurun, meski begitu masih ditemukan kasus baru. Untuk itulah meski sudah divaksin harus tetap waspada dan jangan pernah lupa terapkan protokol kesehatan dimanapun.

Bagi yang terserang Covid-19, juga tetap menjaga kesehatan pascacovid, karena masalah kesehatan rentan terjadi pada seseorang yang baru sembuh dari COVID-19.

Mulai dari gejala ringan seperti pusing dan sesak napas hingga gangguan pernapasan sampai pada jantung.

Baca juga: Ikan Enak Murah Meriah Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Kesehatan Jantung

Dikutip dari laman resmi Covid19.go.id, Ahli Jantung Wendy Post, M.D. mengatakan virus SARS-CoV-2 dapat merusak otot jantung dan mempengaruhi fungsi jantung.

Pasalnya, sel-sel di jantung memiliki reseptor angiotensin converting enzyme-2 (ACE-2), tempat virus corona menempel sebelum memasuki sel.

Ia menjelaskan, kerusakan jantung juga bisa disebabkan oleh tingginya tingkat peradangan yang beredar di dalam tubuh.

Saat sistem kekebalan tubuh melawan virus, proses peradangan dapat merusak beberapa jaringan sehat, termasuk jantung.

“Infeksi virus corona juga mempengaruhi permukaan bagian dalam vena dan arteri, yang dapat menyebabkan peradangan pembuluh darah, kerusakan pada pembuluh darah yang sangat kecil, dan pembekuan darah, yang semuanya dapat mengganggu aliran darah ke jantung atau bagian tubuh lainnya. Dan COVID-19 yang parah adalah penyakit yang mempengaruhi sel endotel, yang membentuk lapisan pembuluh darah,” jelas Post.

Baca juga: Tak Datang Tiba-tiba? Kenali Gejala Serangan Jantung, Jangan Tunda Lebih Dari 5 Menit

Oleh sebab itu, menurut Post, jika Anda mengalami detak jantung yang cepat atau jantung berdebar, segera hubungi dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya.

Alasannya, peningkatan detak jantung dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk dehidrasi sehingga pastikan cairan yang dikonsumsi cukup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved