Breaking News:

Bobotoh Geulis Antapani Sambut Baik Kebijakan yang Izinkan Suporter Sepak Bola Nonton di Stadion

Pemerintah melalui Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan lampu hijau terkait kemungkinan suporter sepakbola diperbolehkan

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
Dok. Pribadi
Bobotoh Geulis asal Antapani, Tiwi Kasavela 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah melalui Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan lampu hijau terkait kemungkinan suporter sepakbola diperbolehkan kembali masuk ke stadion, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang sudah mereda di Tanah Air.

Meski sudah mendapat restu, pemerintah tetap membatasi jumlah penonton sebanyak 30 persen dari total kapasitas stadion.

Menanggapi hal itu, bobotoh geulis asal Antapani, Kota Bandung, Tiwi Kasavela menyambut gembira dengan hadirnya kebijakan pemerintah tersebut.

Apalagi selama pandemi melanda, klub tak punya pemasukan dari dana tiket penonton, yang merupakan salah satu sumber utama mayoritas klub di Indonesia, untuk meraup untung demi pembiayaan operasional.

"Pastinya sebagai suporter saya senang dan menyambut positif dengan adanya relaksasi kebijakan pemerintah itu ya, soalnya kita (suporter) bisa kasih dukungan dan motivasi langsung ke pemain dengan hadir di stadion. Ini juga pasti disambut positif oleh manajemen dari semua tim, karena adanya kembali suntikan tambahan dana dari penjualan tiket," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, meskipun ada batasan 30 persen dari total kapasitas stadion, tapi kalau dihitung secara jumlah, tentu tetap saja ramai, dan akan memberikan kekuatan dan motivasi langsung ke setiap pemain yang berlaga.

"Bisa kami lihat, gimana atmosfer sepak bola Indonesia seolah hambar karena enggak adanya suporter di lapangan, meskipun liga 1 udah jalan dari kemarin-kemarin," ucapnya.

Tiwi berharap, semua suporter bisa menjaga dan menjawab kepercayaan pemerintah ini, dengan tetap bersikap mentaati seluruh aturan, terutama disiplin menerapkan protokol kesehatan baik di dalam maupun luar stadion. 

Sebab, hanya dengan cara itu, pemerintah akan kembali melakukan relaksasi lebih besar, yang akhirnya seluruh suporter bisa hadir dan memadati stadion seperti sebelum adanya pandemi.

"Pastinya kita semua udah rindu untuk bisa nyetadion bareng seperti dulu, kunci syaratnya cuma satu, yaitu ikuti aturan pemerintah dan tetap disiplin prokes. Mudah-mudahan dengan kepatuhan suporter, pemerintah dapat menilai bahwa relaksasi untuk nonton di stadion kembali diperbesar, itu jadi harapan semuanya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved