Breaking News:

Tugas Berat AKBP Sumarni eks Penyidik KPK, Selain Kasus Amalia Subang Ada 2 Kasus Lain Masih Misteri

AKBP Sumarni belum genap dua bulan jabat Kapolres Subang. Dia langsung dihadapkan pada kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan Tuti (54)

Tribun Jabar / Dwiki Maulana
Kapolres Subang AKBP Sumarni di Mapolres Subang 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - AKBP Sumarni belum genap dua bulan jabat Kapolres Subang. Dia langsung dihadapkan pada kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan Tuti (54) di Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang

AKBP Sumarni menjabat Kapolres Subang pada 6 Agustus 2021. Kemudian pada 18 Agustus, perampasan nyawa Amalia dan Tuti terjadi.

Sejak 18 Agustus 2021 hingga 12 Oktober, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Meski begitu, Polres Subang dibantu Polda Jabar dan Bareskrim Polri masih bekerja keras mengungkapnya.

Baca juga: Mau ke Subang Untuk Penyembuhan Gangguan Jiwa, Pria KBB Ngamuk Hunuskan Pisau Pada 3 Orang

Rupanya, di tengah tekanan pada Polres Subang yang dijabat AKBP Sumarni untuk segera mengungkap kasus Subang yang menewaskan Amalia dan Tuti, masih ada dua kasus perampasan nyawa yang belum terungkap.

Dua kasus itu memang lebih dulu kejadian sebelum kasus Amalia dan Tuti. Berikut tiga pekerjaan AKB Sumarni di Polres Subang terkait kasus perampasan nyawa.

1. Kasus perampasan nyawa seorang bocah berusia tujuh tahun 17 Januari 2021

Kasus itu terjadi di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. Warga digegerkan dengan penemuan mayat anak kecil berjenis kelamin perempuan. Bocah tersebut ditemukan di dalam karung dengan kondisi sudah menimbulkan bau tak sedap. Pelakunya pun sampai dengan saat ini masih juga belum terungkap, bahkan, identitas dari korban belum diketahui.

Baca juga: Menantu Durjana, Curi Harta Mertua dengan Ngaku Pura-pura Dirampok

2. Kasus perampasan nyawa wanita paruh baya di Kecamatan Pamanukan,10 Agustus 2018.

Pada tragedi kasus perampasan nyawa ini, korban diketahui bernama Rawinah (51), pedagang kopi di Jalan Raya Pamanukan. Korban ditemukan tewas dengan penuh luka tusukan. Jasadnya terkapar ditemukan oleh anaknya yang baru pulang sekolah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved