Breaking News:

Produksi Galendo Khas Ciamis Kembali Normal, Perajin Terpaksa Datangkan Kelapa dari Sumatera

Seiring dibukanya kembali objek wisata, produksi galendo kembali normal. Namun produsen harus mendatangkan kelapa dari Sumatera.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Andri M Dani
Pabrik pembuatan galendo di Ciamis. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Produksi galendo, camilan khas Ciamis kembali normal menyusul naiknya permintaan setelah objek wisata kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan, terutama objek wisata di Pangandaran.

Meski produksi sudah kembali normal, namun perajin atau pengusaha galendo di Ciamis terpaksa mendatangkan kelapa butiran dari Sumatera.

“Setiap hari dibutuhkan 750 butir kelapa. Sementara di Ciamis ketersediaan kelapa butiran terbatas, makanya kami terpaksa mendatangkan bahan baku (kelapa butiran) dari Sumatera. Plus tetap menampung kelapa lokal,” ujar H Endut Rohendi yang akrab dipanggil Mang Endut, perajin galendo di Lingkungan Cilame Ciamis kepada Tribun Selasa (12/10/2021) sore.

Mang Endut mendatangkan 1 truk berisi 10.000 butir kelapa dari Sumatera sebagai bahan baku untuk pembuatan galendo.

Dari 750 butir kelapa yang dibutuhkan per hari menurut Mang Endut dihasilkan 55 kg galendo dan 65 kg minyak kletik (minyak kelapa).

Usahanya sempat berhenti produksi selama bulan Juli dan Agustus dan 16 orang pekerjanya terpaksa dirumahkan.

Menyusul dibukanya kembali objek wisata untuk kunjungan wisatawan, pada bulan September permintaan galendo sebagai oleh-oleh pun kembali berdenyut.

Dan perajin galendo di Ciamis kembali mulai produksi.

“Memasuki pekan kedua Oktober ini, tiga tungku sekarang kembali produksi,” katanya.

Sebanyak 10 pekerja pun kembali masuk kerja, yakni 3 orang laki-laki di bagian produksi dan 7 orang ibu-ibu di bagian pengemasan (packaging).

“Permintaan pasar di outlet Cijantung dan outlet di lokasi produksi Cilame sudah kembali normal,” ujar Mang Endut.

Galendo, makanan khas tradisional Ciamis telah menjadi oleh-oleh favorit yang diburu para wisatawan yang pulang rekreasi ke Pangandaran dan mampir di Ciamis sebelum kembali ke Bandung, Sumedang, Garut, Pantura maupun Jabodetabek.

Baca juga: Mengenal Galendo, Makanan Khas Ciamis yang Kini Kembali Diproduksi dan Paling Diburu Wisatawan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved