Breaking News:

PLN Dorong Kemandirian dan Buka Peluang Kerja Bagi Penyandang Disabilitas

PLN memberikan dukungan bagi anak-anak disabilitas di Bandung sejak 2019.

Editor: Siti Fatimah
dok PLN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat berkunjung ke Anak-anak Panti Sosial Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara, Tubuh (PSRPD MENSENETRAWITU) Dinas Sosial Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anak-anak Panti Sosial Penyandang Disabilitas Mental, Sensorik Netra, Rungu Wicara, Tubuh (PSRPD MENSENETRAWITU) Dinas Sosial Jawa Barat tampak gembira.

Mereka baru saja mendapat kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mengapresiasi kreativitas dan daya juang mereka.

Di sela kunjungannya, Erick sempat berhenti sejenak untuk melihat beberapa penyandang tuna netra bernyanyi.

Baca juga: Perusahaan Penghasil Serat Viscose Menjadi Pelanggan Premium Platinum PLN UID Jawa Barat

Suara penyanyi yang merdu membuat Erick turut berdendang bersamanya.

Rasa haru dan bangga tampak dari para penyanyi setelah diapresiasi oleh Erick. Nurlela salah satunya.
  
Gadis tuna Netra ini begitu bersemangat menyambut kehadiran Menteri BUMN yang hadir meninjau program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN di panti itu.
  
“Senang, terus bangga bisa ketemu dengan pak Menteri. Bisa berjabat tangan, luar biasa. Senang sekali,” ujarnya dalam keterangan resmi PLN yang dikutip Tribun, Selasa (12/10/2021).
  
Nurlela merupakan salah satu penerima manfaat dari dukungan program TJSL PLN di panti ini.

Ia gembira bisa mendapatkan dukungan PLN sekaligus juga motivasi dari Menteri BUMN. 

Baca juga: PLN Sumedang Pasang Jaringan Listrik ke Cigumentong, Pasang 63 Tiang Melintasi Hutan

  Kegemarannya menyanyi pun diketahui oleh Menteri BUMN yang berjanji untuk mengajaknya bernyanyi dengan idolanya Judika secara daring. Janji yang semakin menambah kegembiraan dan semangatnya.
  
Erick Thohir dalam kunjungan tersebut memuji fasilitas panti, disertai dengan pendampingan yang bagus.

Ia menyebut hadirnya anak-anak disabilitas merupakan realita yang ada di Indonesia.

Sehingga menurutnya menjadi peran setiap pihak untuk memberi dukungan.
  
“Kami juga di Kementerian BUMN membuka tempat bekerja bagi penyandang disabilitas sesuai yang kita sepakati waktu itu,” ujarnya terkait kebijakan Kementerian BUMN yang telah banyak menyerap tenaga kerja dari kalangan disabilitas.
  
Erick menyebut pekerja disabilitas juga ada di PLN serta BUMN lainnya.

Pemerintah menurutnya tidak membedakan karena kalangan disabilitas juga bagian dari anak bangsa Indonesia dan memiliki kesempatan yang sama.
  
“Sudah seharusnya kita hadir untuk mereka,” tandasnya.

Baca juga: Pelanggan PLN Hanya Perlu Bayar Rp 202.100 untuk Tambah Daya Listrik Hingga Oktober

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved