Breaking News:

Berawal Kirim ke WhatsApp Lapor Pak Kapolres Karawang, Dua Hari Kemudian Pengedar Sabu Ditangkap

Berawal dari laporan warga ke WhatsApp Lapor Pak Kapolres, Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang berhasil mengungkap peredaran sabu-sabu

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID/CIKWAN SUWANDI
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Berawal dari laporan warga ke WhatsApp Lapor Pak Kapolres Karawang, Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang berhasil mengungkap peredaran sabu-sabu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang AKP Aji Setiaji mengatakan, pada pengungkapan tersebut pihaknya menangkap EK alias Atut (27) warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 70,07 gram narkoba jenis sabu yang diduga akan segera diedarkan oleh pelaku.

Aji menyebutkan, penangkapan berawal dari informasi warga yang melaporkan melalui WhatsApp Lapor Pak Kapolres. Warga mencurigai adanya peredaran narkoba di daerahnya.

Dari informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan dugaan adanya peredaran narkoba.

"Kami langsung menindaklanjuti informasi warga tersebut. Selama dua hari tim melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi," kata Aji saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (12/10/2021).

Setelah meyakini bukti dan informasi yang cukup, dikatakan Aji, kepolisian langsung mendatangi rumah terduga pelaku.

Baca juga: Sosok AKBP Aldi Subartono Kapolres Karawang yang Baru, Kerap Ungkap Kasus yang Jadi Perhatian

Kemudian polisi melakukan penggeledahan terhadap pelaku. Pelaku sempat menyangkal adanya barang haram tersebut.

Namun setelah dilakukan penggeledahan pada tas selempang yang disimpan pelaku ditemukan sejumlah plastik bening berisi sabu.

"Setelah dihitung beratnya itu mencapai 70,07 gram sabu," katanya.

Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti timbangan yang digunakan untuk menakar berat sabu dan alat komunikasi telepon seluler yang digunakan untuk transaksi narkoba.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 6 (enam) tahun," katanya. (Cikwan Suwandi)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved