Breaking News:

Belasan Ribu Bidan Desa di Jabar Dikerahkan Jadi Vaksinator, Bisa Suntik 500 Ribu Orang Per Hari

Pemprov Jabar mengerahkan belasan ribu bidan desa untuk mempercepat vaksinasi Covid-19.

Tribun Jabar
Ilustrasi vaksinasi. Belasan ribu bidan di Jawa Barat dikerahkan menjadi vaksinator. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 12.500 bidan di Jawa Barat diturunkan ke lapangan untuk ikut berperan mewujudkan herd imunnity atau kekebalan komunal dari Covid-19 pada Desember 2021 ini.

Mereka akan menjadi vaksinator Covid-19 untuk meningkatkan angka harian vaksinasi Jabar yang saat ini rata-ratanya masih berada di angka 364 ribu dosis per hari.

Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar Dedi Supandi mengatakan para bidan ini akan melayani penyuntikan vaksin di tempat praktik mandiri mau pun door to door menyasar para lansia.

"Jadi strateginya bukan lagi di sentra-sentral vaksinasi, tapi kami gandeng bidan-bidan praktik. Mereka akan dititipi vaksin untuk penyuntikkan baik door to door atau masyarakat datang ke tempat praktek bidan tersebut," ujar Dedi Supandi di Bandung, Selasa (12/10/2021).

Menurut Dedi, para bidan akan melayani masyarakat sebagai vaksinator pada pukul 16.00 atau di luar jam praktik mereka. Dedi memastikan, para bidan ini sudah mulai bergerak pada pekan ini.

Mengenai upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Jabar juga berkolaborasi dengan BKKBN Jabar.

"Kami sudah komunikasikan dengan ikatan bidan, persatuan perawat dan ikatan dokter, bahwa kami akan memberikan kewenangan kepada bidan-bidan praktik untuk melakukan penyuntikan vaksin," katanya.

Dedi yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat ini mengatakan kehadiran 12.500 bidan yang telah menyanggupi sebagai vaksinator ini akan menambah angka rata-rata vaksinasi harian Jabar sebanyak 500 ribu dosis per hari. Sehingga bila ditotalkan bisa mencapai 800 ribuan dosis per hari.

"Bila kami hitung lebih kecil saja, ada 10.000 ribu bidan dikali 50 dosis per hari yang kami titipkan, sehari bisa jadi 500 ribu per hari," kata Dedi.

Selain bidan, Pemprov Jabar juga menggelar Pekan Cinta Lansia, sehingga pelajar dan anak muda membawa kakek, nenek, atau lansia di sekitarnya untuk dibawa ke lokasi vaksinasi. 

"Lokasi vaksinnya disesuaikan dan dikomunikasikan sekolah, kecamatan atau puskesmas setempat. Sekolah jadi tempat vaksinasi juga sudah terjadi hari ini," katanya.

Baca juga: Habis Terpapar Covid-19 dan Kini Mau Vaksinasi? WHO Minta Penyintas Perhatikan Dua Hal Ini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved