Breaking News:

Atlet-atlet Sumedang Kecewa Pemprov Jabar Undur Waktu Pemberian Bonus, Berharap Tak Sampai Setahun

Pemerintah Jabar baru akan memberikan bonus bagi atlet berprestasi pada 2022. Kekecewaan disampaikan atlet-atlet asal Sumedang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/ dokumen pribadi
Leoda Lundy Winona (21), peraih emas pada cabang olahraga Anggar asal Sumedang. Jawa Barat. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Atlet-atlet penyumbang medali untuk Jawa Barat pada PON XX Papua harus kecewa karena bonus mereka ditunda.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru akan memberikan bonus bagi atlet berprestasi pada 2022.

Kekecewaan tak pelak disampaikan atlet-atlet asal Kabupaten Sumedang peraih emas dan perunggu.

Leoda Lundy Winona (21), peraih emas pada cabang olahraga Anggar mengaku sangat kecewa dengan kabar ditundanya bonus.

Baca juga: Bangganya Kalipucang, Rendy Maulana Atlet Dayung Asal Pangandaran Dapat Medali Emas di PON XX Papua

Padahal, dia telah merasa senang dengan raihan emas dan bonus besar yang telah dijanjikan atas prestasinya itu.

"Jujur kecewa sih," kata Lundy saat dihubungi TribunJabar.id dari Sumedang, Selasa (12/10/21).

Lundy tak bisa berbuat banyak jika pemerintah mengundur pemberian bonus. Namun, dia berharap ada kejelasan waktu pemberian bonus itu.

"Kalau ini sih asal jelas waktu, tanggal, dan nominal karena banyak atlet yang membutuhkan bonus tersebut," kata Lundy.

Senada Lundy, Iqbal Jaelani Al Qusyaeri (22) yang telah menyumbang perunggu pada cabang olahraga yang sama menyayangkan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.

"Sangat disayangkan kalau memang fix seperti itu, karena melihat perjuangan atlet Jawa Barat sangat luar biasa, apalagi sekarang berada di peringkat 1," katanya saat dihubungi TribunJabar.id dari Sumedang.

Menurut Iqbal, sudah seharusnya Pemprov Jabar bisa melihat perjuangan tersebut dengan memberikan bonus dalam waktu yang cepat.

Baca juga: DPRD Jabar: Uang Hadeudeuh Atlet PON XX Dibahas untuk APBD 2022

Namun, jikapun diundur, Iqbal berharap pengunduran tidak sampai setahun.

"Setahu saya dulu juga memang telat, tetapi tidak sampai menunggu ke tahun selanjutnya. Kalau bisa akhir tahun ini sudah cair bonusnya," kata Iqbal.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved