Breaking News:

Angin Kencang Terjang Cianjur, Juariah Lari ke Kebun Pisang, Suami Luka Terkena Runtuhan Atap Rumah

Seorang warga mengalami luka di bagian kepala karena terkena reruntuhan asbes rumahnya yang rusak tersapu angin

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Rumah keluarga Juariah di Cianjur atapnya berantakan tersapu angin saat hujan deras 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Seorang warga Kampung Joglo RT 01/02, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, mengalami luka di bagian kepala karena terkena reruntuhan asbes rumahnya yang rusak tersapu angin.

Sang istri, Juariah (52), mengatakan, suaminya tersebut hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan. Kendati demikian ia masih mengingat jelas peristiwa getir, Senin (11/10/2021) sore saat asbes rumahnya berterbangan diterpa angin.

"Hujan deras masuk semua ke dalam rumah, angin kencang datang dari arah belakang, kami semua lari keluar," ujar Juariah ditemui di rumahnya, Selasa (12/10/2021) siang.

Baca juga: Sejumlah Pohon di Cianjur Bertumbangan Saat Angin Kencang, Cucu Nyaris Tertimpa Pohon Rambutan

Juariah bersama anak dan cucunya diam sesaat di halaman, namun setelah menyadari rumah tetangganya juga ada asbesnya, Juariah bersama dengan anak dan cucunya lantas berlari lagi menuju kebun pisang.

"Hanya membawa mantel motor untuk melindungi cucu saya yang masih bayi dari hujan," kata Juariah.

Ia merasakan tubuhnya gemetaran menahan rasa dingin dan ketakutan di kebun pisang.

"Eh di kebun pisang pun pisangnya pada rubuh diterpa angin," kata Juariah.

Ia mengatakan, semua keluarganya tetap berkumpul di kebun pisang mencari tempat yang aman.

"Selesai hujan dan angin kami baru berani masuk rumah, semua berantakan pa, basah semua pakaian dan kasur," kata Juariah.

Kepala Desa Hegarmanah, Asep Ramdan Nugraha, mengatakan bahwa ada 10 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang di Pangandaran Hempaskan Rumah Lansia Hingga Ambruk, Ini Kondisi Pemiliknya

Ia masih mendata karena masih ada laporan warga yang menyebut genting rumahnya juga mengalami kerusakan.

"Kami masih mendata berapa rumah yang rusak dan kerugian yang dialami oleh warga," ujar Ramdan.

Bersama beberapa aparat desa, ia berkeliling sambil memberikan bantuan untuk warga yang terdampak dan terkena musibah angin kencang.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved