Breaking News:

Motivasi Angkat Harga Diri Keluarga, Kharisma Gadis Pegulat KBB Sabet Medali Emas di Pon Papua

Berkat perjuangan dan kerja kerasnya, meski banyak rintangan, Kharisma Tantri Herlina berhasil sabet medali emas di PON Papua di cabang olahraga gulat

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Istimewa/Dok Kharisma
Kharisma Tantri Herlina, peraih medali emas di PON XX Papua, di cabang olahraga gulat kelas 62. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Berkat perjuangan dan kerja kerasnya, meski banyak rintangan, Kharisma Tantri Herlina berhasil sabet medali emas di PON Papua di cabang olahraga gulat kelas 62.

Kharisma bersyukur bisa meraih medali emas di PON Papua. Padahal sebulan sebelumnya, dia sempat cedera di daun telinga.

"Semua kerja keras dan pengorbanan tak sia-sia, bersyukur akhirnya terbayarkan bisa menggapai target meraih medali emas," ujar Kharisma, saat dihubungi tribun jabar, Senin (11/10/2021).

Baca juga: PON Papua Hadirkan 45 Atlet dan Ofisial Positif Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Kharisma saat proses dari mulai latihan sampai pertandingan semuanya perlu pengorbanan.

Kharisma Tantri Herlina saat meraih medali emas di PONPapua di cabang olahraga gulat kelas 62.
Kharisma Tantri Herlina saat meraih medali emas di PONPapua di cabang olahraga gulat kelas 62. (Dok Kharisma)

"Latihan kadang sampai  tiga kali sehari, satu bulan menjelang tanding weekend pun gak libur," kata mojang asal Kabupaten Bandung Barat, yang lahir 4 Desember 1996 ini.

Saat persiapan latihan menghadapi PON Papua, Kharisma mengaku jarang pulang ke rumahnya di Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat. Sebab fokus persiapan dan menjaga kesehatan karena di tengah Pandemi Covid 19.

"Setiap habis latihan pasti bengkak dan disedot menggunakan suntikan. Ini juga tantangan untuk saya, kuping kanan saya yang sakit," kata pegulat yang memiliki satu adik ini.

Baca juga: Kisah Lena Leni, Si Kembar Asal Indramayu yang Raih Emas Sepak Takraw di PON Papua, Sempat Down

Akibat kuping kanannya sakit, kata Kharisma, ia jadi berlatih teknik lebih ke arah kiri. 

"Tapi ini juga memberikan berkah untuk saya, saya jadi bisa ngambil teknik kanan kiri, dan ini merupakan keuntungan karena mayoritas orang mengambil teknik sebelah kanan," kata anak dari pasangan Santi Herlina dan ayah Ade Sutarna ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved