Rabu, 27 Mei 2026

Piala Thomas dan Uber 2021

Indonesia Tertinggal 1-0 dari Thailand, Anthony Sinisuka Ginting Keok Lewat Permainan Ketat

Bermain di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021), Ginting kalah dengan skor 21-16, 22-24, dan 24-22.

Tayang:
Editor: Ravianto
badmintonindonesia.org
Anthony Sinisuka Ginting kalah, Indonesia tertinggal dari Thailand. 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dikalahkan tunggal pertama Thailand, Kantaphon Wangcharoen di penyisihan Grup A Piala Thomas 2020

Bermain di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Senin (11/10/2021), Ginting dikalahkan dengan skor 21-16, 22-24, dan 24-22.

Dengan kekalahan ini, tim bulutangkis Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand. 

Selanjutnya, akan ada pertandingan partai ganda putra Indonesia yang diwakili Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon melawan Kittinupong Kedren.

Game 1: Enam Poin Beruntun Bawa Ginting Menang

Anthony Sinisuka Ginting bermain agresif, banyak menyerang Kantaphon Wangcharoen. 

Ginting juga menunjukkan variasi serangan yang membuat Wangcharoen kewalahan. 

Namun, karena membuat sejumlah bola eror, Ginting justru sempat tertinggal 5-7 dari Wangcharoen. 

Tertinggal poin, Ginting meningkatkan tempo permainan dan makin agresif. 

Namun kegigihan tunggal putra Thailand dalam bermain, membuat Ginting harus mengakui keunggulan Wangcharoen di paruh pertama set 1 dengan skor 10-11.

Perebutan poin antara Ginting vs Wangcharoen berlangsung ketat di paruh kedua set 1. 

Ginting yang memainkan pertandingan dengan intensitas tinggi, justru membuat sejumlah kesalahan dan tertinggal 12-15. 

Namun Ginting kembali menunjukkan skill pukulan bola yang mampu mengecoh Wangcharoen. 

Bola-bola tipuan dan smash-smash silang keras terus diciptakan Ginting.

Pola permainan tersebut membuat Ginting sukses meraih enam poin beruntun, membawanya unggul 18-15 atas Wangcharoen. 

Ginting memenangkan set 1 dengan skor 21-16. 

Game 2: Skor 22-24, Ginting Kalah

Pada set 2, Ginting tidak menurunkan agresivitas dalam bermain. 

Dia melepaskan smash-smash silang keras yang terus menerus sukses mengecoh pergerakan dari Wangcharoen.

Pola permainan demikian membuat Ginting unggul 3 poin dari Wangcharoen di awal set 2, dengan skor 4-1.

Namun, Ginting justru kembali melakukan kesalahan-kesalahan. 

Hal tersebut membuat Ginting tertinggal empat poin di paruh pertama set 2 dengan skor 7-11.  

Paruh kedua set 2, Ginting membuat bola-bola silang yang sukses mengecoh Wangcharoen. 

Namun, Ginting justru membuat banyak bola eror, membuatnya tertinggal lima poin dari Wangcharoen dengan skor 10-15. 

Ginting meningkatkan konsentrasi dan meminimalisir kesalahan. 

Alhasil, dia sukses memperkecil ketertinggalannya dan merubah skor menjadi 16-17.

Karena melakukan kesalahan-kesalahan, Ginting sempat tertinggal empat poin dengan skor 17-20. 

Namun Ginting kembali berhasil mengejar ketertinggalannya dengan bermain lebih tenang. 

Dia sukses menyeimbangkan kedudukan menjadi 20-20, dan memaksa set 2 diselesaikan dengan deuce.

Perebutan poin kemenangan set 2 Ginting vs Wangcharoen, begitu ketat. 

Ginting dan Wangcharoen melakoni laga sengit, bahkan poin sempat saling kejar perolehan poin. 

Dari 20-21, menjadi 21-21, kemudian menjadi 22-22.

Namun, Ginting harus mengakui keunggulan Wangcharoen di set 2 setelah ditumbangkan dengan skor 22-24.

Game 3: Saling kejar Poin, Ginting Keluar Sebagai Pemenang

Ginting dan Wangcharoen sama-sama bermain agresif di set 3. 

Perebutan poin berlangsung ketat, jual beli serangan dan saling smash diperlihatkan keduanya. 

Namun karena melakukan kesalahan, Ginting tertinggal 3 poin dengan skor 4-7 dari Wangcharoen. 

Tertinggal poin, Ginting melancarkan bola-bola silang bervariasi yang sukses mengecoh pergerakan Wangcharoen. 

Pola permainan tersebut sukses membuat Ginting menyeimbangkan poin, menjadi 9-9. 

Saling kejar poin terus terjadi sepanjang paruh pertama set 3. 

Berkat kegigihannya, Ginting menutup paruh pertama set 3 dengan skor 11-10 atas Wangcharoen.

Wangcharoen sempat memperoleh lima poin beruntun dan membuatnya unggul 15-11 dari Ginting. 

Ginting terus melakukan kesalahan, dan membuatnya tertinggi 14-18 dari Wangcharoen. 

Namun, Ginting meningkatkan konsentrasi. Dia berhasil meminimalisir kesalahan dan menyeimbangkan kedudukan menjadi 19-19.

Game 3 Ginting vs Wangcharoen kembali harus diselesaikan dengan deuce. 

Poin sempat saling kejar dan imbang dengan skor 21-21.

Kejar-kejaran poin terus terjadi, skor sempat 23-23. 

Ginting justru membuat kesalahan dan dikalahkan Wangcharoen dengan skor 23-25.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved