Breaking News:

Persib Bandung

Aksi' Bobotoh Bikin Penjual Merchandise Persib Takut Kompetisi Dihentikan Lagi, Bisa Berefek Buruk

Beberapa pihak berharap aksi bobotoh yang melakukan aksi di Graha Persib, Minggu (10/10/2021), tidak berefek pada keberlangsungan kompetisi.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cipta Permana
Anggi Suherman (30), pemilik toko D-Sport saat di temui di Lapangan Sidolig, Senin (11/10/2021). Dia berharap aksi bobotoh yak sampai bikin Liga 1 2021-2022 dihentikan. 

"Jadi lebih baik, kita percayakan dulu sama pelatih ini. Apalagi manajemen juga sudah kasih tahu, dikasih kesempatan pelatihnya sampai seri dua Liga 1. Kita lihat saja nanti gimana kondisinya beres seri dua. Kalau masih gitu-gitu saja terserah itu mah gimana kelanjutannya," ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Ato (40), pemilik dari toko merchandise Ato Maung.

Ia berharap agar Liga 1 tidak kembali terhenti, sebab hal itu justru akan menyulitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19 yang berlangsung selama ini.

"Selama pandemi Covid-19 kemarin dan pemerintah menghentikan Liga 1, otomatis penjualan minim banget. Malahan yang datang juga jarang. Sekarang pas kembali di buka, alhamdulillah ada saja yang beli. Tapi kalau aksi kemarin bikin Liga 1 harus berhenti lagi, saya enggak tahu harus bilang apa. Soalnya pendapatan untuk keluarga cuma dari sini," katanya.

Sebelumnya, pengamat sepak bola dan peneliti hukum dan olahraga, Eko Noer Kristiyanto atau akrab disapa Eko Maung, menganalisis tindakan bobotoh.

Dia pun berharap aksi bobotoh kemarin tidak menyebabkan dampak apa pun, baik bagi Persib Bandung maupun keberlanjutan Liga 1.

"Aksi di Bandung hari ini (kemarin) menjadi perhatian. Dan apa yang terjadi hari ini, kerumunan begitu banyak orang-orang hingga berjam-jam abai prokes, bernyanyi, berteriak dan sebagainya terdokumentasi, dan cukup menjadi alasan jika pemerintah ingin menghentikan Liga 1. Semoga saja itu (penghentian) tidak terjadi," katanya Minggu (11/10/2021). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved