Breaking News:

Yuk Wisata Ke Taman Cecenet di Cijambu Sumedang, Bisa Nikmati Buah Beri Emas yang Menyehatkan

Taman Cecenet ini berada di Kampung Cijambu, Desa Kadakajaya, Tanjungsari, Sumedang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Taman Cecenet 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Maman Ucup (51) menyingkapkan dedaun pohon ciplukan yang rimbun. Buah-buah golden berry yang terkena hama, buru-buru dia petik dan kumpulkan agar hama tidak menyebar ke buah yang lain.

Buah yang bagus berwarna emas dengan ukuran sebesar kelereng dia pisahkan untuk dibawa ke dapur pengolahan. 

Di dapur itu, ciplukan atau cecenet di dalam bahasa Sunda diolah menjadi jus ciplukan atau sekedar dikemas dalam kotak plastik. Jus yang telah jadi pun, dikemas didalam botol plastik bening.

Baca juga: Tak Hanya Pantai yang Diserbu, Ribuan Pengunjung Pun Padati Taman Wisata Alam Pangandaran

Baik kotak cecenet maupun jus yang telah siap kemasannya, dibawa ke meja pesanan tempat pengunjung kebun cecenet Maman Ucup berdatangan memesan makanan. 

Kini, Maman memang mengonsep kebun cecenetnya sekaligus sebagai kafe dan resto. Namun, bukan sekedar kafe, tempatnya ini ditata dengan pola taman.

Maman kemudian memberi nama tempat ini Taman Cecenet.

Baca juga: Telkom dan ITDC Siap Dukung Digitalisasi Mandalika Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Selain cecenet sebagai tanaman utama, ada pula tamanan hias lain di taman seluas 1 hektare itu. Ada tanaman pisang kipas, kembang kertas, tumbuhan palma, dan lain sebagainya. 

Taman Cecenet ini berada di Kampung Cijambu, Desa Kadakajaya, Tanjungsari, Sumedang. Lokasi pintu masuknya tepat berada di pinggir jalan Tanjungsari-Cijambu.

"Dahulu sekali di sekitar tahun 2017, saya bertani cecenet (Physalis peruviana) untuk dijual ke pengepul yang punya jejaring ke swalayan. Setidaknya pekerjaan tu berlangsung sekitar setahun," kata Maman Ucup saat ditemui TribunJabar.id di Taman Cecenet, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Hari Ini 10 Tempat Wisata di Sumedang Dibuka, Pengunjung yang Belum Divaksin Jangan Harap Bisa Masuk

Namun, pertanian cecenet Maman, meski punya nilai jual tinggi, swalayan tidak selalu menerima semua hasil panen cecenet.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved