Breaking News:

Soal Aksi Bobotoh, Ini Analisis Pengamat Sepak Bola Bandung dan Peneliti Hukum dan Olahraga

Pengamat Sepak Bola Bandung dan Peneliti Hukum dan Olahraha Eko Noer Kristiyanto atau Eko Maung menganalisi tindakan bobotoh.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Ferdyan AN
Berbagai spanduk yang dipasang di Graha Persib saat bobotoh melakukan aksi hari Minggu ini. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG  - Pengamat Sepak Bola Bandung dan Peneliti Hukum dan Olahraha Eko Noer Kristiyanto atau Eko Maung menganalisi tindakan bobotoh.

Menurutnya, sayang sekali energi besar dari bobotoh tidak terarah dan gagal menyentuh hal-hal prinsipil. Ini terkait krisis kepemimpinan di bobotoh

"Aksi bobotoh membuat energi besar berpotensi menjadi kontraproduktif. Bukan hanya untuk tim namun juga Liga 1 secara keseluruhan," katanya.

Baca juga: Perjuangan Bobotoh Demi Persib, Bertahan di Jalan Sulanjana Hingga Malam, Tunggu Manajemen Datang

Ia mengatakan, sebetulnya peran leader harus ada.

Kalau suporter bola ingin memberikan ultimatum kepada tim kesayangannya bukan duduk satu meja dengan manajemen. 

"Ini artinya konseptor, pemikir, sama kepemimpinan tidak ada. Saya menilai ini sporadis. Suporter itu kelompok penekan di luar manajemen. Tapi tindak-tanduk mereka bisa mempengaruhi keputusan manajemen," katanya.

Ia juga menyebutkan, kalau Bobotoh sekarang sudah dianggap sepele oleh manejemen.

Bahkan bobotoh untuk menemui manajemen saja sangat sulit.

Selain itu, saat aksi kemarin, bisa dilihat ketika manajemen Persib datang malam.

Baca juga: Kritik Keras dari Bobotoh Persib Saat Aksi Unjuk Rasa di Jalan Sulanjana, Sindir Bos Persib DIKTATOR

Padahal bobotoh sudah datang sejak sore hari. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved