Breaking News:

Serangan Eceng Gondok Terjang Dua Kecamatan di Cianjur, Jantung Ekonomi Penjualan Ikan Terganggu

Serangan gulma eceng gondok menghambat distribusi penjualan ikan dari kolam jaring apung menuju dermaga

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Siti Fatimah
dok warga
Serangan eceng gondok 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Serangan gulma eceng gondok menghambat distribusi penjualan ikan dari kolam jaring apung menuju dermaga. Hal tersebut terjadi di Kecamatan Ciranjang dan Kecamatan Mande.

Di wilayah Kecamatan Ciranjang, gulma eceng gondok sudah menjadi hamparan hijau seluas mata memandang. Keberadaannya sudah mengganggu sisi ekonomi dari petani ikan. Hamparan Eceng gondok di Ciranjang terjadi di blok Kampung Babakan Garut, Desa Kertajaya.

Ketua Masyarakat Peduli Cirata Kabupaten Cianjur, Atep Saepudin (39), mengatakan keberadaan Eceng gondok sangat mengganggu sisi perekonomian petani ikan.

Baca juga: Daun Eceng Gondok Bisa Ringankan Gatal-gatal, Dibuat Lotion Oleh Mahasiswa Ini

"Ini sangat mengganggu terutama saat distribusi ikan dari kolam jaring apung menuju ke dermaga," ujar Atep melalui sambungan telepon, Minggu (10/10/2021).

Atep mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan dua alat berat dan tiga puluh pekerja setiap harinya dengan pembagian bergantian untuk mengangkat gulma eceng gondok yang makin meresahkan.

Namun, kata Atep, hal tersebut belum cukup untuk mengangkat Eceng gondok yang setiap hari makin banyak.

"Upaya terus kami lakukan, meski setiap hari eceng gondok semakin banyak juga," kata Atep.

Baca juga: Eceng Gondok Buat Bandar dan Petambak Ikan di Jatiluhur Rugi Besar, Jalur Distribusi Terhambat

Di Kecamatan Mande, hamparan gulma eceng gondok berada di blok coklat Desa Cikidangbayabang. Hampir persis permasalahannya dengan di blok Babakan Garut, di perairan Cirata blok Coklat juga gulma eceng gondok sudah menghambat distribusi ikan yang biasanya dilakukan pada malam hari.

"Gulma ini terbawa angin, jika angin ke barat maka hamparan eceng gondok akan terlihat memenuhi kolam di jaring apung blok coklat ini," ujar Adam (40) seorang petani ikan Desa Cikidangbayabang.

Adam mengatakan, banyak perahu petani ikan yang terjebak karena Eceng gondok ini.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved