Breaking News:

Belum Lama Diresmikan Gubernur, Fasilitas Alun-Alun Kejaksan Cirebon Sudah Rusak, Sekda Minta Ini

Sejumlah fasilitas di Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, tampak rusak, Minggu (10/10/2021). Padahal belum lama diresmikan Gubernur Jabar

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Kondisi areal bermain anak di Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, tampak rusak, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah fasilitas di Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, tampak rusak, Minggu (10/10/2021).

Di antaranya susunan batu bata yang melingkupi areal alun-alun lepas dan jembatan jaring di areal bermain anak terlihat jebol.

Bahkan, batu bata yang terlepas terdapat di beberapa titik meski hanya dua hingga lima buah. Pecahan bata merah juga terlihat berserakan di beberapa sudut Alun-Alun Kejaksan.

Padahal, alun-alun tersebut baru diresmikan beberapa bulan lalu oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengaku telah mengetahui perihal adanya kerusakan di beberapa bagian Alun-Alun Kejaksan.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat konferensi pers usai peresmian Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (21/4/2021).
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat konferensi pers usai peresmian Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (21/4/2021). (Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi)

Pihaknya juga telah meminta DPUPR Kota Cirebon segera memperbaikinya sebelum masa pemeliharaannya berakhir pada bulan ini.

"Alun-Alun Kejaksan belum diserahterimakan secara resmi ke Pemkot Cirebon," ujar Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Minggi (10/10/2021).

Ia mengatakan, pengelolaan alun-alun masih wewenang pengembang karena hingga kini masih dalam tahap pemeliharaan.

Pasalnya, masa pekerjaan selesai pada April sehingga masa pemeliharaannya akan berakhir pada Oktober 2021.

Agus meminta DPUPR Kota Cirebon sebagai leading sector segera bertindak karena masih ada waktu untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak.

"Kami meminta DPUPR secepatnya memperbaiki kerusakan tersebut agar kondisinya memadai dan dapat digunakan kembali," kata Agus Mulyadi. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved