Breaking News:

Arus Lalu Lintas Lembang Bandung Kembali Padat Akhir Pekan Ini, Tiga Tempat Piknik Sudah Buka

Ada peningkatan volume kendaraan di kawasan Lembang pada akhir pekan ini setelah tiga tempat piknik kembali buka.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Kondisi arus lalu lintas di Kawasan Lembang saat akhir pekan ini, Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali dipadati pengunjung pada akhir pekan ini karena tiga objek wisata di daerah tersebut sudah melakukan uji coba pembukaan.

Pantauan Tribun Jabar, pada Minggu (10/10/2021), kondisi arus lalu lintas di Lembang dari arah Kota Bandung maupun sebaliknya sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang.

Untuk kendaraan sendiri didominasi kendaraan roda empat yang akan menuju tiga objek wisata yang sedang ujicoba pembukaan, yakni The Lodge Maribaya, The Great Asia Africa, dan Farmhouse.

"Untuk akhir pekan sekarang, kawasan wisata Lembang lebih meriah daripada biasanya," KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Erin Heriduansyah saat ditemui di kawasan Lembang, Minggu (10/10/2021).

Erin mengatakan, pada akhir pekan ini volume kendaraan di Kawasan Lembang, terjadi peningkatan hingga 30 persen dari akhir pekan sebelumnya maupun saat hari-hari biasa.

"Tapi untuk kondisi arus lalu lintas di kawasan wisata Lembang sendiri pada akhir pekan ini ramai lancar meskipun ada peningkatan volume kendaraan 30 persen," katanya.

Kendaraan wisatawan yang memadati Jalan Raya Lembang sendiri didominasi oleh kendaraan dengan pelat nomor Bandung Raya, tetapi ada juga kendaraan dengan pelat nomor Jakarta, Bogor, Subang, dan daerah lainnya.

"Yang mendominasi di hari Minggu ini dari Bandung Raya," ucap Erin.

Erin mengatakan, untuk wisatawan dari luar Bandung Raya seperti Jakarta justru memadati kawasan Lembang itu pada Sabtu kemarin, sedangkan untuk saat ini cenderung sudah arus balik.

Menurut Erin, volume kendaraan di ruas Jalan Raya Lembang bisa saja meningkat lebih tinggi jika tak ada penerapan pola ganjil genap di Tol Pasteur serta di simpang Ledeng, Bandung. 

"Jadi kendaraan yang masuk ke Lembang ini sudah tersekat oleh ganjil genap di titik lain," katanya.

Sementara untuk di Lembang sendiri, kata Erin, pihaknya lebih selektif untuk mengarahkan kendaraan bernomor genap karena yang bisa masuk Lembang hanya yang bernomor ganjil.

Baca juga: Monyet Ekor Panjang Turun Gunung ke Kafe di Lembang, Makanan di Hutan Berkurang, Hati-hati Zoonosis

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved