Hilang Pekerjaan, Agus Jadi Waria Bernama Renata: Begitu Tahu Saya Waria, Cancel Deh

Make up tebal hingga berpakaian mengundang birahi layaknya seorang perempuan tulen harus dilakukan Agus alias Renata, seorang waria di Kota Tangerang

Editor: Mega Nugraha
Tribun Jogja/Singgih Wahyu Nugraha
Ilustrasi Waria terjaring razia Agus Alias Renata seorang waria mengungkapkan cerita pahit dunia prostitusi online 

TRIBUNJABAR.ID- Make up tebal hingga berpakaian mengundang birahi layaknya seorang perempuan tulen harus dilakukan Agus alias Renata.

Dia merupakan satu dari sekian waria yang menjajakan jasa hubungan badan.

Agus berkisah, banyak lelaki yang tertipu dengan penampilannya. Saat sudah di kamar hendak kencan, tiba-tiba laki-laki yang berhubungan badan itu membatalkan sepihak setelah tahu lawannya waria.

"Sudah deal harga, datang deh tamunya. Tapi, begitu tahu saya waria, dia langsung deh cancel," ujar dikutip Tribunnews dari TribunJakarta, Sabtu (9/10/2021).

Meski begitu, banyak juga yang berhasil kencan dengannya. Untuk meyakinkan pelanggannya, Renata alias Agus ini sampai harus menyewa apartemen di Kota Tangerang.

Baca juga: Kronologi Perempuan di Garut di Simpan Duit RP 1.1 Miliar di Motor, di Perjalanan Dibegal 3 Orang

Renata pun bersiasat agar saat kencan, pelanggannya itu tidak membatalkan kencannya dan tetap yakin bahwa Renata merupakan perempuan tulen.

Salah satunya dengan cara mematikan lampu penerangan sesekali dirinya berhasil mengelabui tamunya.

"(Pengguna jasa) enggak banyak sih, palingan sehari paling banyak tiga orang,. Kalau untuk tarif mah kita engga kayak cewek-cewek dengan paling murah Rp 300 ribu, kalau kita mah Rp 150 ribu juga embat," ungkapnya.

Agus kemudian tertangkap Satpol PP Kota Tangerang pada Jumat (8/10/2021) malam. Warga Cengkareng, Jakarta Barat itu terjaring petugas Satpol PP yang menyamar sebagai pengguna jasanya.

Renata mengaku, dirinya berprofesi sebagai perias pengantin sebelum terjun ke dunia prostitusi.

Namun, lantaran resepsi pernikahan dilarang pemerintah seiring pembatasan kegiatan masyarakat karena pandemi Covid-19, dirinya terpaksa beralih profesi menjadi PSK untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Tadinya saya bertahan selama setahun jadi tukang rias. Kan tahu sendiri lockdown sudah mau dua tahun, enggak ada yang boleh pesta, ya sudah mau enggak mau kita kerja kayak begini," ujar Renata kepada TribunJakarta.com, Sabtu (9/10/2021).

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Agus Henra Fitrayana membenarkan hal tersebut.

Ia menjelaskan, dalam operasi penyakit masyarakat, jajarannya berhasil mengamankan lima orang pasangan yang diduga bukan suami istri. Selain itu, diamankan satu orang waria yang diduga membuka layanan birahi.

"Kita bergerak di dua kecamatan yakni Kecamatan Neglasari dan Kecamatan Benda," ucap Agus.

Ia mengakui kelima pasangan yang diduga bukan suami istri yang terjaring operasi hanya diberikan sanksi membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Surat tersebut diketahui oleh ketua RT dan RW tempat tinggal mereka.

"Untuk yang waria kami lakukan pembinaan dengan mengirimnya ke Dinas Sosial Kota Tangerang," pungkasnya. (Penulis: Ega Alfreda)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siasat Waria Biar Kencan Tidak Dibatalkan Calon Pelanggan: Matikan Lampu di Kamar,

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved