Breaking News:

Hari Ketiga Unjuk Rasa Soal Travel Gelap, Ratusan Sopir Elf Cianjur Selatan Datangi Gedung Dewan

Pada hari ketiga unjuk rasa ratusan sopir elf Cianjur selatan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Cianjur untuk menyampaikan aspirasi, Jumat (8/10/2021)

TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL
Ratusan sopir elf Cianjur selatan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Cianjur untuk menyampaikan aspirasi, Jumat (8/10/2021). 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pada hari ketiga unjuk rasa ratusan sopir elf Cianjur selatan mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Cianjur untuk menyampaikan aspirasi, Jumat (8/10/2021) siang.

Dalam pertemuan dengan komisi C ratusan sopir elf meminta keberadaan mobil travel gelap yang masih beroperasi dan dinilai merugikan ditertibkan.

Ketua Umum Perkumpulan Pengemudi Jawa Barat, Iwan Setiawan mengatakan, kedatangannya ke Gedung DPRD Cianjur dalam rangka ingin menyampaikan aspirasi sopir elf Pakidulan yang dinilai sangat merugikan.

"Pada intinya, saya hanya ingin menyampaikan aspirasi dari para sopir elf Pakidulan, yang merasa dirugikan dengan kembali maraknya mobil travel gelap yang masih beroperasi dan mengambil penumpang," kata Iwan.

Iwan berharap aspirasi yang disampaikan ke DPRD bisa segera diselesaikan sesegara mungkin.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Aris Haryanto, mengatakan, bahwa pihaknya sudah berupaya dan memberikan surat teguran terhadap perwakilan travel gelap yang ada di Cianjur.

"Sebenarnya kami dari Dishub Cianjur sudah memberikan surat teguran ke travel gelap tersebut," kata Aris.

Sopir angkutan umum elf di Cianjur melakukan aksi protes di terminal Pasirhayam dengan membentangkan spanduk bertuliskan kritikan untuk mobil travel yang beroperasi di Cianjur, Rabu (6/10/2021).
Sopir angkutan umum elf di Cianjur melakukan aksi protes di terminal Pasirhayam dengan membentangkan spanduk bertuliskan kritikan untuk mobil travel yang beroperasi di Cianjur, Rabu (6/10/2021). (TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL)

Aris mengatakan, bahwa pihaknyapun  berupaya  menanyakan hal tersebut ke Dirjen Kemenhub RI untuk menanyakan keberadaan travel gelap namun beroperasi.

"Ternyata gayung bersambut, Dirjen Kemenhub RI juga melarang travel gelap yang memang belum terdaftar di Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved