Breaking News:

Empat Sosok Ini Resmi Jabat Wakil Rektor Unisba, Diingatkan Soal Jabatan Bukan Berkah Tapi Amanah

Rektor Unisba, Prof Edi Setiadi menetapkan empat wakil rektor Unisba masa bakti 2021-2025

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar /Cipta Permanq
Empat Wakil Rektor berdiri mendengarkan pembacaan Surat Keputusan Rektor terkait penetapan wakil Rektor masa bakti 2021-2025 di Aula Unisba, Jumat (8/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rektor Unisba, Prof Edi Setiadi menetapkan empat wakil rektor Unisba masa bakti 2021-2025.

Ke empat wakil rektor yang dilantik tersebut adalah Prof A Harits Numan, Prof Atih Rohaeti Dariah, Dr Amrullah Hayatudin serta Dr Ratna Januarita.

Prof Edi Setiadi Rektor Unisba mengatakan, penetapan ini sebagai tafsir disertai ijtihad organisasi yang diamanatkan oleh statuta dan misi Unisba untuk menjangkau kualitas tingkat Asia.

Baca juga: Indonesia Disanksi Badan Anti Doping Dunia, Terancam Tak Bisa Kibarkan Bendera Merah Putih

“Saya yakin masa depan berasal dari imajinasi. Kegagalan dalam berimajinasi diyakini adalah awal yang problematik mendesain masa depan. Imajinasi saya di harapkan dapat menjadi imajinasi kolektif para warek dan stakeholder lainnya dalam memberikan arah jalan yang harus ditempuh dalam mengelola Unisba,” ujarnya dalam pidato pelantikan Warek Unisba secara hybrid Aula Utama Unisba, Jumat (8/10/2021).

Penambahan Warek IV ini sebagai elemen kerjasama dan internasionalisasi yang mempunyai misi menambah jejaring Unisba semakin luas baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Posisi warek IV itu bukan sekedar pajangan stuktur organisasi, akan memiliki misi yang besar yaitu, harus bisa menjadi trigger untuk pengembangan bidang akademik, sumberdaya insani dan kemahasiswaan. Semuanya demi mengejar cita-cita Asia,” ucapnya.

Ia berpesan kepada para warek untuk dapat menyalurkan ego dan ambisi yang dipunyai ke dalam tujuan yang lebih besar yaitu mengantarkan unisba menjadi hebat.

Menurutnya jabatan bukan berkah tetapi amanah. Bahwa jabatan bukan fasilitas tetapi pengabdian ikhlas. Bahwa jabatan bukan untuk dilayani tetapi untuk terus memberi kebermanfaatan bagi orang lain.

"Arahkan ambisi pribadi untuk kepentingan Unisba, dan terakhir jangan menyalahkan orang lain, faktor eksternal dan badluck dan lain sebagainya manakala terjadi kegagalan dalam suatu cita-cita. Jika ada yang tidak beres hendaklah mengambil alih tanggung jawab,” katanya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved