Breaking News:

Eceng Gondok Buat Bandar dan Petambak Ikan di Jatiluhur Rugi Besar, Jalur Distribusi Terhambat

Gegara eceng gondok, seorang bandar ikan di Purwakarta rugi sampai belasan juta rupiah.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: taufik ismail
Istimewa/Dok M Sobari
Hamparan eceng gondok yang membuat bandar dan petambak ikan di Waduk Jatiluhur rugi. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sudah tiga bulan berjalan, bandar dan petambak ikan di Jatiluhur mengalami kerugian akibat hamparan eceng gondok menutupi rute bongkar muat.

Bahkan beberapa tambak sempat tertutupi hamparan eceng gondok.

Muhammad Sobari (56) Bandar ikan di wilayah Jatiluhur mengatakan, dalam dua pekan terkahir hamparan eceng gondok di Waduk Jatiluhur berakibat fatal bagi mereka.

"Kalau hamparan eceng gondok ini sudah 3 bulan, tapi yang fatal 2 minggu terakhir karena benar-benar tak bisa melintas," ujar Sobari ketika ditemui Tribun di Dermaga Serpis Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jumat (8/10/2021).

Dijelaskannya, maksud dari berakibat fatal tersebut, hamparan eceng gondok mengakibatkan kerugian pada sektor jual-beli ikan hasil panen tambak.

"Kalau ada eceng gondok memang terkendala, biasanya kita ngangkut ikan di fiber itu sudah ada waktunya, dari tambak ke darat misal waktunya 30 menit, kalau lebih dari waktu itu oksigennya habis ikan bisa mati," kata dia.

Selama 3 kali angkatan ikan yang diborong Sobari, setiap kalinya ia selalu mengalami kerugian.

"Tarikan pertama saya rugi 85 kilogram, ikannya mati kelamaan di jalan karena ada eceng gondok, tarikan kedua juga sama. Yang parah tarikan kemarin yang terkahir saya rugi hampir 500 kilogram," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved